Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 07-07-2005
  • 621 Kali

TIM P2KP PUSAT ADAKAN SUPERVISI DENGAN PEMERINTAH KABUPATEN SUMENEP

Sumenep-Infokom News Room : Setelah selama dua hari mulai tanggal 4 hingga 5 Juli 2005 Tim Proyek Penanggulangan Kemiskinan Perkotaan (P2KP) Pusat mengadakan Misi Supervisi ke 5 Desa sasaran P2KP di wilayah Kabupaten Sumenep, masing-masing ke Desa Kalianget Timur, Desa Kalianget Barat, Kalimo’ok, Marengan Laok dan Desa Pinggir Papas Kec. Kalianget, Rabu pagi (06/07) Tim tersebut mengadakan Wrap-Up Meeting dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Sumenep, di Kantor Bappeda. Plt Kepala Bappeda Sumenep Moh. Hosni, S.Sos dalam sambutannya mengatakan, masyarakat dan para relawan P2KP, termasuk Komite Belajar Perkotaan (KBP) memiliki rasa antosias yang sangat tinggi untuk melaksanakan dan membantu keberhasilan program tersebut, guna mengentas kemiskinan dan mewujudkan masyarakat yang semakin mandiri. Untuk itu diharapkan agar Tim P2KP Pusat dapat bersinergi tidak hanya terhadap Program P2KP saja, akan tetapi program yang lainnya dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Moh. Hosni juga menjelaskan bahwa Kec. Kalianget terdapat 7 Desa sasaran P2KP dan untuk Kec. Ra’as terdapat 9 Desa sasaran P2KP. Sedangkan BOP dari APBD II Kabupaten Sumenep mencapai sekitar Rp. 420 juta atau sekitar 10 % dari dana bantuan P2KP. Sementara itu Palembong dari unsur Dirjen Pembangunan Daerah maupun Kumalasari dari Bank Dunia mengatakan, perlunya ada kebijakan Pemerintah Daerah, dimana Desa mendapatkan alokasi anggaran secara khusus, untuk Pembangunan yang berkait dengan pengentasan kemiskinan, sehingga pembangunan tersebut dapat berkelanjutan. Pada bagian lain Kumalasari juga menilai bahwa partisipasi masyarakat di Tingkat masyarakat bawah sangat positif terhadap program pengentasan kemiskinan. Sedang partisipasi perempuan masih dinilai sedikit, hal itu sesuai dengan data yang diterimanya. Untuk itu ia berharap agar KBP perlu terus mendorong keterlibatan perempuan dan relawan dari unsur generasi muda/remaja, karena ia pada masa yang akan datang adalah generasi penerus Pembangunan. Sementara itu anggota Komisi D DPRD Sumenep Marsum menyambut positif program tersebut dan mendukung, serta menyepakati apa yang telah menjadi kesepakatan dengan Bank Dunia. Bahkan pihaknya berharap agar kesepakatan itu dilaksanakan dengan baik. ( Im )