Sumenep-Infokom News Room : Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2005 ini, yang ditargetkan KPUD Sumenep sebesar Rp. 40 milyart, akan tetapi meski saat ini masih dalam taraf pembahasan Pra RAPBD 2005, permintaan tersebut hanya dipenuhi sebesar Rp. 18 milyart 900 juta. Menurut Ketua Tim Panggar DPRD Sumenep, Drs. KH. Abuya Busyro Karim, M.Si menyatakan, setelah menerima masukan dari Tim Panggar DPRD dan KPUD Sumenep, maka untuk dana Pilkada itu ditetapkan sebesar Rp. 18 milyart 900 juta. Namun demikian, tegas KH. Busyro, besarnya anggaran tersebut belum termasuk biaya keamanan dan transportasi pengiriman logistik, sehingga diakui pula melihat kondisi geografis Kabupaten Sumenep itu diperkirakan biaya Pilkada yang ditetapkan sebesar Rp. 18 milyart 900 juta itu akan membengkak. Disamping itu, KH. Busyro menjelaskan, akibat adanya 2 agenda penting, yakni MTQ Tingkat Jawa Timur dan Pilkada pada tahun ini, maka pembahasan Pra APBD 2005 juga menghapus biaya belanja publik yang dinilai bisa dilakukan pada tahun depan, seperti pembelian mobil, komputer, bahkan termasuk anggaran untuk Bupati dan Wakil Bupati. Akan tetapi menurut politisi PKB ini, jika hasil rumusan Panggar diserahkan kesetiap Komisi dan terdapat anggran yang tidak dikehendaki Komisi, maka Komisi itu berhak merubahnya. KH. Busyro menambahkan, pembahasan APBD 2005 itu masih menggunakan format lama, sebab hingga saat ini pihaknya masih menunggu ditetapkannya Peraturan Pemerintah (PP) yang baru. ( Yasik, Esha )