News Room, Senin (18/02) Untuk menekan angka golongan putih (golput) dalam pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) juli 2008 mendatang, maka DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Sumenep sudah mulai beraksi. Terbukti, Senin pagi (18/02) pengurus DPC PDI-P bersama Tim Pemenangan (TP) mendatangi Kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sumenep. Ketua DPC PDI-P Sumenep, Hunain Santoso mengatakan, kedatangannya ke KPUD tersebut demi meningkatkan kemitraan antara Partai Politik (Parpol) yang dipimpinnya dan mendukung langkah KPUD untuk menekan angka Golput. Menurut Hunain Santoso yang paling utama kunjungannya ke KPUD itu memang merupakan instruksi langsung dari DPP PDI-P, agar melakukan silaturrahim dengan pihak-pihak terkait. Artinya, kunjungan itu bukan hanya dilakukan terhadap anggota KPUD, tapi akan dilanjutkan menggelar tatap muka dengan Tokoh Ulama’ sebagai pemberitahuan bahwa perkenalan bagi Calon Gubernur yang diberangkatkan oleh kendaraan PDI-P yakni Ir. Sucipto akan segera dilaksanakan. Karena itu, pihaknya meminta kepada masyarakat Kabuapten Sumenep, agar bersama-sama mensukseskan pelaksanaan Pilgub dengan memberikan hak suara tanpa adanya tekanan dari pihak manapun. Sementara itu, Ketua KPUD Sumenep, Toha Samadi mengaku, bahwa pihaknya sangat menyambut baik keinginan DPC PDI-P Sumenep bersama Tim Pemenangannya untuk menekan angka Golput dalam pelaksanaan Pilgub yang akan digelar Juli 2008 mendatang. Untuk itu pihaknya akan berusaha secara maksimal dngan melakukan penekanan tersebut. Namun, jika melihat fakta yang ada dengan pemflotingan Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang berjumlah 1.873, maka akan menjadi tantangan baru, apakan pihaknya nanti betul-betul bisa menekan angka Golput hingga berada dibawah kisaran 20 persen. Menurut Toha, sesuai dengan fakta, apabila jumlah TPS sedikit dan tiap-tiap TPS memiliki jumlah pemilih yang sangat banyak, dimungkinkan perolehan Golput akan semakin besar, karena masyarakat akan berpikir dua kali untuk datang ke TPS, dan kondisi semacam itu akan menjadi tantangan bagi KPUD sendiri. Toha menegaskan, untuk menekan angka golput tersebut, maka pihaknya akan terus menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat, baik daratan maupun kepulauan menjelang pelaksanaan Pilgub Juli 2008 mendatang. ( Nita, Soek, Esha )