News Room, Selasa ( 29/12 ) Momen pergantian tahun, mendapat perhatian khusus dari tim penanggulangan kelangkaan BBM Kabupaten Sumenep. Dalam rapat koordinasi di ruang Asisten Ekonomi Pembangunan Setdakab Sumenep, pada Senin Sore (28/12) kemarin, disepakati akan dilakukan pemantaun di setuip SPBU yang ada di Kabupaten Sumenep. Ketua Tim Penanggulangan Kelangkaan BBM Kabupaten Sumenep, Ir Djasmo, MM mengatakan pematauan tersebut dilakukan sebagai penangulangan secara dini, bila sewaktu-waktu terjadi kelangkaan BBM di Kabupaten Sumenep. “Bila Itu terjadi maka, para petugas di lapangan diistruksikan secara langsung untuk melaporkan, agar bisa kami tindak lanjuti. Sehingga pada tahun baru nanti tidak terjadi kelangkaan BBM,†tegasnya. Menurut H. Djasmo pemantaun akan dilakukan mulai dari (30/12) hingga (03/01) tahun depan, dengan mengerahkan petugas dari berbagai personil mulai dari anggota kepolisian, Anggota Kodim, hingga dari Dishub hingga Satpol PP. Sedangkan untuk pembagian tugasnya, sesuai dengan kesepakatan dalam rapat tersebut, nantinya untuk SPBU yang berada di Desa Pamolokan akan dipantau oleh Kodim Sumenep, SPBU Desa Kolor menjadi tanggung jawab Satpol PP, dan untuk Dinas Pergubungan akan mematau SPBU mili PT. Wus dan SPBU yang berada di Desa Patian, Sisanya berada dalam pengawasan Polres Sumenep. Selain itu dalam rapat tersebut juga dibahas tentang masalah kelangkaan BBM di kepulauan yang terjadi akibat penangkapan kapal-kapal tradisional pengangkut BBM, “Tim dari Pemkab hari ini (29/12) akan bekoordinasi dengan Polairud Polda Jatim, untuk mencari jalan keluar dari masalh tersebut,â€Âtegasnya. ( Gun, Esha )