News Room, Rabu ( 28/07 ) Untuk lebih meningkatkan peran serta PKK dalam program pembangunan, khususnya dalam rangka menyambut pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 65 Kemerdekaan RI tahun ini, maka semangat dan eksistensi kaum perempuan yang tergabung dalam organisasi PKK itu perlu terus dimantapkan. Hal itu ditegaskan Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Dasuk, Ny. Bekti Sujarno ketika memimpin rapat konsultasi PKK se Kecamatan Dasuk, Rabu (28/07) di Desa Dasuk Timur. Ny. Bekti Sujarno menghimbau kepada pengurus dan anggota PKK Kecamatan dan Desa agar ikut serta berperan aktif dalam pelaksanaan kegiatan untuk memeriahkan HUT ke 65 Kemerdekaan RI tahun ini dengan penuh kesadaran dan pengabdian yang tanpa pamrih, melalui berbagai bentuk kegiatan yang bersifat partisipatif. Sedangkan bentuk lomba yang akan dilaksanakan oleh Tim Penggerak PKK Dasuk meliputi Lomba Lari Bendera, Lomba memasukkan paku kedalam botol, dan lomba karaoke lagu perjuangan dan melayu yang diikuti seluruh pengurus dan anggota PKK Kecamatan dan Desa, dimulai sejak 3 hingga 7 Agustus 2010. Sementara itu Ketua Kelompok Kerja (Pokja) I, Ny. Maswani menyampaikan masalah dampak negatif dari pernikahan siri. Ada beberapa hal yang berdampak negatif pada perubahan diri yang diakibatkan dengan perkawinan siri, diantaranya perempuan yang dinikahi secara siri bisa ditinggal begitu saja tanpa ada gugatan di Pengadilan Agama, tidak bisa menuntut harta gono-gini, dan anak tidak bisa mendapatkan harta warisan. Ny. Maswani juga berharap agar para pengurus PKK, baik Desa maupun Kecamatan hendaknya mau berfikir untuk masa depan yang lebih sempurna dan punya harapan, dengan tidak mengawinkan putera-puterinya dibawah tangan, atau tidak melaporkan pada pencatat nikah di Desa ataupun di Kecamatan. ( JuP-07, Esha )