News Room, Kamis ( 13/12 ) Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep menggelar acara pembinaan Bidan Desa terkait peningkatan pelayanan Jamkesmas dan Jampersal. Kegiatan yang digelar di Hotel Utami Sumekar Sumenep, Kamis (13/12) diikuti sebanyak 250 Bidan Desa yang ada di daratan dan kepulauan. Bupati Sumenep, Drs. KH. A. Busyro Karim, M.Si berharap kepada seluruh Bidan Desa untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusianya (SDM), sehingga mampu memberikan pelayanan prima dan peningkatan mutu pelayanan kepada masyarakat. Serta bisa berprilaku baik dan menarik kepercayaan masyarakat. Disamping itu tegas Bupati dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat harus pula memaksimalkan sarana dan prasarana yang ada, sehingga tidak sampai menimbulkan persoalan, karena menumpang di Rumah Kepala Desa dan sebagainya. “Bidan juga harus berprilaku baik untuk menarik kepercayaan masyarakat serta terus meingkatkan sumber daya manusia dengan banyak belajar untuk mengembangkan pengetahuannya,”ujarnya. Sebab, pengetahuan akan terus berkembang seiring perkembangan ilmu dan teknologi. Sehingga, dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat terus dilakukan dengan mengedepankan pelayanan prima dan dilakukan dengan ikhlas. Apalagi para bidang desa sudah mendapat gaji yang tidak sedikit. Sehingga, jangan sampai ada bidan desa yang bermalas-malasan palagi sampai berada ditempat lain. Sementara masyarakat desa yang membutuhkan sudah sangat membutuhkan pertolongan. Karena itu bidan desa harus standby 24 jam di desa tempat tugasnya. “Tolong layani psien bukan karena uang, namun karena kemanusiaan, dan melayani dengan memanusiakan manusia,”tegas Bupati. Sementara Kepala Dinas Kesehatan Sumenep, dr. Yetty Nurdyah Ningrum menjelaskan, kegiatan pembinaan Bidan Desa diikuti sebanyak 480 bidan se Kabupaten Sumenep daratan dan kepulauan yang dilaksanakan 2 hari. Dan hari pertama diikuti sebanyak 250 Bidan Desa. “Melalui kegiataan pembinaan kami harapkan adanyapeningkatan pelayanan kepada masyarakat serta sesuai harapan Bupati agar bidan harus berdomisili di desanya,”ujarnya. Pihaknya juga bersyukur hampir semua desa di kepulauan, bidan desanya juga sudah berdomisili di desanya, karena mayoritas juga berasal dari daerah setempat. Hanya beberapa saja yang belum ad seperti di desa yang dilakukan pemekaran desa. ( Ren, Esha )