News Room, Jumat ( 23/08 ) Gara-gara rem blong, sebuah truk fuso pengangkut beras untuk rakyat miskin (raskin) nomor polisi M 8832 GB yang dikemudikan Madriah (50), warga Kabupaten Bangkalan, terguling di Desa Tanah Merah, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Jumat (23/08) pagi. Truk yang terguling itu menimpa tembok pagar rumah warga setempat hingga roboh. Sebelum truk terguling ke pagar rumah warga, truk sempat menabrak truk lain nopol M 8349 UN yang disopiri Dani (35), warga Desa Nyabakan, Kecamatan Batang-batang. Truk yang ditabrak itu pun oleng dan terbanting ke kiri, hingga menabrak pohon. Sedangkan truk fuso yang ngangkut raskin ini tidak bisa mengendalikan laju kendaraan, karena remnya blong. Sopir truk fuso memilih banting setir ke kiri untuk menghindari agar tidak menabrak kendaraan lain, yang akhirnya menabrak pagar rumah warga hingga rusak parah. Menurut pemilik rumah, Ana Kartini, saat itu truk melaju kencang dari arah selatan menuju ke Sumenep hendak menyalip truk lain, namun tiba-tiba terguling. “Tidak ada yang tahu pasti kejadiannya. Saya juga kaget. Saya cuma lihat ada truk yang melaju kencang, terus nyalip. Sepertinya remnya blong, tiba-tiba truk terguling dan menimpa tembok pagar rumah saya,” katanya. Sementara Kanit Laka Polres Sumenep, Iptu Arifin menjelaskan, diduga kuat kecelakaan ini karena rem truk fuso blong. “Remnya memang blong. Dilokasi memang tidak ditemukan tanda-tanda sopir truk fuso mencoba menghentikan laju kendaraan,” ungkapnya. Akibat kecelakaan tersebut, kedua sopir truk mengalami luka dan dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif. “Kecelakaan ini karena sopir truk fuso tidak memperhatikan kondisi kendaraannya,” ujarnya. Sementara Kepala Gudang Bulog Sumenep, Ainol Fatah menerangkan, truk fuso yang terguling tersebut mengangkut 20 ton raskin dari gudang Bulog Tuban akan dibawa ke gudang Bulog Sumenep. “Puluhan ton raskin berantakan karena kecelakaan. Raskin ini diangkut dari gudang bulog Tuban menuju Bulog Sumenep. Yang pasti itu bukan tanggung jawab kami, karena masih di luar area gudang,” tuturnya. Meski demikian, Ainol optimis kecelakaan itu tidak akan mengganggu distribusi raskin di Sumenep, karena stok di gudang Sumenep masih cukup. “Kecelakaan ini tidak akan mengganggu distribusi raskin, karena stok di gudang bulog Sumenep masih cukup,” pungkasnya. ( Nita, Esha )