Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 01-08-2008
  • 1283 Kali

Tumpang Sari Tembakau Dan Kacang Tanah

News Room, Jum’at ( 01/08 ) Hingga musim tanam tahun 2008 ini, tanaman tembakau masih menjadi primadona di kalangan petani tembakau berfluktuasi, baik karena pengaruh alam atau spekulasi pemilik gudang, sehingga para petani masih berharap cemas pada setiap musim tembakau tiba. Melihat kondisi yang demikian, Kelompok Tani Sumber Hasil Desa Paberasan Kecamatan Kota Sumenep mencoba melakukan tanaman tumpang sari antara tembakau dan kacang tanah, sebagai tindakan antisipasi atas anjloknya harga tembakau. Kepala UPTD Pertanian Kecamatan Kota Sumenep, Drs. Agussalam mengatakan, dalam tanaman tumpang sari ini secara teknis dilakukan bahwa untuk tanaman tembakau dengan jarak seperti biasa, sedangkan kacang tanah tersebut ditanam dipinggir bedengan sekitar 10 centimeter dari tanaman tembakau dengan jarak 2 centimeter. Tanaman tumpang sari antara tembakau dan kacang tanah itu ternyata mempunyai prospek untuk terus dikembangkan. Setiap 5.000 tanaman tembakau dan 4 kilogram kacang tanah, akan memberikan keuntungan yang sangat menggiurkan, dengan perbandingan, biaya total sebesar Rp. 1.101.750,00, penerimaan sebesar Rp. 3.300.000,00, dan keuntungan sebesar Rp.2.138.250,00. ( JuP-01, Esha )