Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 17-07-2012
  • 344 Kali

Ujian Nasional Tahun 2013 Gunakan 20 Variasi Soal

News Room, Selasa ( 17/07 ) Pelaksanaan ujian nasional (unas) periode 2013 masih setahun lagi. Namun, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meminta seluruh sekolah, terutama jenjang SMA/sederajat, untuk mulai bersiap-siap sebab tahun depan soal unas SMA terdiri atas 20 variasi dalam satu kelas. Kepala Badan Pengembangan dan Penelitian (Balitbang) Kemendikbud, Chairil Anwar Notodiputro menyatakan, kini pihaknya masih mengkaji supaya unas 2013 berjalan lancar. Salah satu persiapan mereka adalah mengumpulkan materi dari bank-bank soal. Dia mengungkapkan, salah satu persiapan untuk menjalankan unas dengan 20 variasi soal di setiap ruang ujian dilakukan dengan mengumpulkan materi dari bank soal. Chairil menyatakan, seluruh tim yang membidangi pengembangan kurikulum terus mengumpulkan materi-materi sebagai dasar pembuatan soal unas tahun depan. Materi-materi tersebut selanjutnya digodok untuk menjadi butir-butir soal. “Selain itu, kami mengumpulkan butir soal yang sudah ada,“ujarnya disela pertemuan dengan Presiden Frankfurt Book Fair (FBF) Juergen Boos kemarin (16/07). Intinya, kata dia, pihaknya harus memiliki cadangan soal ujian 20 kali lipat dibanding tahun sebelumnya. Nanti, 20 variasi soal tersebut benar-benar berbeda tiap butirnya. Bukan soal sama kemudian diacak penempatannya. Menurut Chairil, karena unas tahun depan sudah ditetapkan terdiri atas 20 variasi soal, sekolah harus lebih meningkatkan bimbingan terhadap siswa. Selain itu, siswa harus menggenjot jam belajar mereka. Sebab, dengan tantangan yang meningkat ini, persiapan unas 2013 tidak bisa sama dengan tahun sebelumnya. Dengan 20 variasi soal, peluang siswa untuk saling contek dalam satu ruangan ujian hampir tertutup. Chairil menuturkan, dengan banyaknya variasi soal, diharapkan kualitas unas bisa terus meningkat. Dia menyatakan kualitas unas setiap tahun memang sudah naik. “Tapi, untuk tahun depan, kenaikan kualitasnya harus signifikan,” tegasnya. Upaya tersebut penting dilakukan karena tahun depan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNM PTN) sudah tidak menggunakan jalur ujian tulis. Kemendikbud sudah menetapkan 60 persen kuota siswa baru akan diisi lewat SNM PTN jalur undangan. Sisanya 40 persen diisi dari saringan atau ujian mandiri. ( JP, Fery )