News Room, Selasa ( 12/10 ) Bazar Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) memamerkan dan mempromosikan kepada masyarakat sejumlah produk unggulan, diantaranya batik tulis, ukir-ukiran, makanan dan minuman, seperti jambu mente, petis, yang merupakan produk 50 Home Industri, Koperasi Wanita dan Usaha Kecil Menengah. Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Sumenep, H. Ach. Masuni, SE, MM mengatakan, selain mempromosikan produk unggulan pada masyarakat, Dinas Koperasi dan UKM dalam pelaksanaan Bazar UMKM juga ingin mengevaluasi sejauh mana kualitas produksi hingga potensi pemasarannya. Melalui evaluasi yang dilakukan terhadap pelaksanaan bazar UMKM, pihaknya menemukan sejumlah produk unggulan UMKM yang perlu dilakukan pembehanan, agar produk unggulan itu bisa bersaing dipasaran, tidak hanya di Sumenep, namun juga diwilayah regional Jawa Timur, bahkan ke kawasan nusantara . ”Dari evaluasi di sejumlah stand, memang ada yang perlu dilakukan perbaikan, seperti produk makanan dan minuman yang kemasannya kurang menarik, dan sirup yang belum ada, termasuk keterangan masa berlaku produksi,”tegasnya. H. Ach. Masuni menyatakan, pihaknya merencanakan untuk memberikan pelatihan dan pembinaan pada UMKM, agar mampu meningkatkan mutu dan kwalitas produki unggulannya, sehingga produknya mampu bersaing di pasar. Bahkan juga mengupayakan untuk membantu penguatan modal UMKM, agar bisa mendapat suntikan dana pinjaman dari perbankan, sebab UMKM mengeluhkan tentang modal usaha yang sangat terbatas. Sementara itu Bazar Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang dilaksanakan ditiap Kabupaten dan Kota, merupakan program pemerintah Propinsi Jawa Timur dalam serangkaian memperingati Hari Jadi ke 65 Propinsi Jawa Timur. ( Yasik, Esha )