Sumenep-Kominfo News Room : Bertempat di halaman depan Kantor Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jumat pagi (22/12), dilaksanakan Upacara Gabungan memperingati Hari Ibu ke-78, Hari Kesatuan Gerak PKK, Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN), Hari Penyandang Cacat Internasional, Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional dan Hari Nusantara tahun 2006. Saat memberikan sambutannya, Wakil Bupati Sumenep, Moh. Dahlan, menyatakan bahwa kegiatan upacara ini sangat baik digunakan sebagai sarana introspeksi dan mawas diri untuk melakukan evaluasi serta pembenahan terhadap berbagai hasil kegiatan pembangunan, agar ke depan bisa lebih baik. Momentum ini juga bisa dijadikan pemacu semangat guna mewujudkan keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat. Peringatan Hari Ibu tahun ini, mengingatkan kita kembali terhadap pemahaman arti penting perjuangan kaum perempuan sebagai bagian yang tak terpisahkan dari kebangkitan bangsa Indonesia, baik dalam meraih kemerdekaan maupun dalam membina kerukunan dan kesejahteraan keluarga dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Disisi lain, melalui peringatan Hari Ibu dan Hari Gerak PKK, diharapkan agar kaum perempuan untuk terus–menerus memajukan kualitas diri, berpartisipasi memajukan bangsa melalui sentuhan-sentuhan hati nurani dalam mewujudkan Indonesia yang damai dan sejahtera. Juga mampu berperan sebagai sumber daya insani pembangunan, sehingga mampu berperan aktif sebagai mitra sejajar kaum pria, secara harmonis dan berkeadilan sebagai pelaksana pembangunan dan pemanfaat hasilnya. Dalam memperingati Hari Kesetiakawanan Nasional dan Hari Internasional Penyandang Cacat, Wabub mengajak semua pihak untuk melestarikan semangat dan nilai-nilai kesetiakawanan sosial sebagai upaya untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa yang serasi dan harmonis, sekaligus upaya meningkatkan kepedulian dan pelayanan kepada masyarakat secara merata tanpa diskriminasi, baik dalam bidang kesehatan, pelayanan bidang pendidikan maupun pelayanan administrasi lainnya, yang terkait erat dengan kepentingan dan kesejahteraan masyarakat. Dihimbau pula kepada seluruh masyarakat bahwa setiap penyandang cacat memiliki kesamaan kesempatan untuk berusaha dan bekerja sesuai dengan jenis dan derajat kecacatannya. Penyandang cacat juga berhak memperoleh kesamaan kedudukan, hak dan kewajiban, sehingga dapat berintegrasi secara total dalam mewujudkan dan meningkatkan kesejahteraan penyandang cacat. Pemerintah dalam hal ini terus bertekad secara optimal berupaya meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab masyarakat terhadap keberadaan penyandang cacat yang merupakan unsur penting dalam rangka pemberdayaan penyandang cacat. Selanjutnya dalam memperingati Hari Puspa dan Satwa Nasional tahun 2006, yang bertemakan “Selamatkan Puspa dan Satwa Sebagai Cerminan Budaya Bangsaâ€. Dipilihnya tema ini menyadarkan kita semua agar bersama-sama meningkatkan upaya penyelamatan kekayaan puspa dan satwa kita, sehingga dapat mendukung kesejahteraan masyarakat. Indonesia yang beriklim tropis dan sebagai salah satu negara dengan kekayaan hayati sudah seharusnya menjaga keberadaannya untuk kepentingan masyarakat masa kini dan masa mendatang. Pada kesempatan ini pula, diperingati Hari Nusantara ke-7 dengan tema “Perteguh Negara Kesatuan Republik Indonesia Sebagai Negara Nusantara Untuk Tingkatkan Daya Saing Bangsaâ€. Hari Nusantara dicanangkan secara nasional sejak tanggal 13 Desember 1999, yang bertolak pada terbitnya Deklarasi Juanda dan dipertegas oleh Keputusan Presiden RI No. 126 tahun 2001 yang secara resmi menjadi Hari Nasional. Semangat Hari Nusantara dijiwai oleh tumbuh dan berkembangnya rasa kebangsaan, persatuan dan kesatuan ditengah ke-Bhinneka Tunggal Ika-an. Hal ini sangat diperlukan sebagai modal utama bagi seluruh bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan guna meraih masa depan yang lebih baik dan sejahtera. Di akhir pidatonya, Wakil Bupati mengarapkan agar semua pihak bisa memantapkan pelaksanaan tugas dan pengabdiannya, sesuai dengan kapasitasnya masing-masing terhadap bangsa dan negara yang kita cintai ini. Di tribun kehormatan hadir pula Ketua DPRD Sumenep, Anggota Muspida dan Ketua Pengadilan Negeri, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Asisten Setdakab, Kapala Badan/Dinas/Kantor/Bagian serta Camat se-Kabupaten Sumenep. Dihadiri pula oleh Ketua Tim Penggerak PKK dan Dharma Wanita Kabupaten Sumenep, Ketua Organisasi Wanita, pimpinan Organisasi Massa, dan Lembaga Swadaya Masyarakat. (Adjie)