News Room, Selasa ( 12/05 ) Dalam upaya memerangi kemiskinan dan mengurangi pengangguran, UPT Pelatihn Kerja Sumenep terus melakukan berbagai pelatihan bagi masyarakat Madura, khususnya di Sumenep. Tiga jenis pelatihan yang sedang berlangsung saat ini, yakni pelatihan menjahit oleh Kopwan LPSM Kecamatan Bluto, pelatihan las karbit di Desa Lalangon Kecamatan Manding, dan pelatihan ternak unggas di Desa Daramista Kecamatan Lenteng.
Kepala Seksi Pelatihan UPT Pelatihan Kerja Sumenep, Ivan Judiyanto kepada News Room, Selasa (12/05) mengungkapkan, kegiatan pelatihan yang dilaksanakan tersebut merupakan program kerja Dinas Tenaga Kerja Propinsi Jawa Timur di UPT Pelatihan Kerja Sumenep.
“Mudah-mudahan sesuai harapan dari pelatihan ini untuk mengurangi pengangguran dan kemiskinan,”ungkapnya.
Dijelaskan, peserta pelatihan masing-masing jenis pelatihan diikuti 20 peserta dengan waktu 240 jam, atau 30 hari. Sementara untuk kegiatan pelatihan rutin lainnya juga akan dilasanakan UPT Pelatihan Kerja Sumenep, yakni berupa kegiatan pelatihan motor desain, komputer, operator sepeda motor, dan pelatihan menjahit.
Bahkan, bagi lembaga atau masyarakat yang ingin melaksanakan pelatihan MTU (mobil training unit) atau pelatihan keliling, bisa mengajukan proposal yang diketahui Kepala Desa dan Camat setempat. Nantinya, akan dilakukan survei layak tidaknya untuk dilaksanakan pelatihan di tempat tersebut.
“Kegiatan pelatihan MTU memang dilaksanakan untuk memberikan layanan bagi masyarakat yang selama ini belum terjangkau berbagai bentuk pelatihan,”tambahnya. ( Ren, Esha )