Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 21-06-2014
  • 526 Kali

UPT SKB Batuan Dan PKBM An-Nahdliyah Gelar KMD Pembina Pramuka

News Room, Sabtu ( 21/06 ) UPT Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Batuan Sumenep bekerjasama dengan Program Kelompok Belajaar Masyarakat (PKBM) An-Nahdliyah dan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Sumenep menyelenggarakan Kursus Mahir Dasar (KMD) Pramuka tahun 2014 di Aula SKB Batuan Sumenep. Kepala Dinas Pendidikan Sumenep, Drs. H. Moh. Shadik, M.Si pada pembukaan KMD, Jum’at sore (20/06) mengungkapkan, jika Gerakan Pramuka adalah wadah pilihan utama, sekaligus solusi handal dalam mengatasi persoalan generasi muda yang sangat komplek. “Sebab, ke depan persoalan akan semakin berat dengan perkembangan tehnologi, informasi dan komunikasi yang semakin menjadikan dunia luas seperti sempit,”ungkap H. Shadik, yang baru terpilih sebagai Ketua Kwarcab Pramuka Sumenep masa bhakti 2014-2019 ini. Ditegaskan, jika saat ini semua bisa diakses melalui internet baik yang positif maupun yang negatif. Untuk itu, generasi muda perlu dibentengi tidak hanya dengan pengetahuan dan keterampilan, namun akhlaq dan budi pekerti juga sangat penting diterapkan, agar anak-anak tumbuh sebagai generasi emas. Karena itu, melalui pelaksanaan KMD bagi para pembina Pramuka diharapkan nantinya bisa mentransfer keteladanan yang dimiliki dan bisa menjadi idola yang baik bagi adik-adiknya. Hingga akhirnya mampu menumbuhkan generasi emas yang bagus dan bukan generasi laknat. Dan Indonesia mampu menjadi macan Asia seperti yang dicita-citakan selama ini. Sementara Kepala UPT SKB Batuan Sumenep menjelaskan, peserta kegiatan KMD diikuti sebanyak 20 orang yang merupakan utusan dari unsur tenaga pendidikan ank Usia Dini dan Taman Kanak-kanak, Tutor keaksaraan serta dari unsur pembina Pramuka di SD dan SMP. Dan kegiatannya dilaksanakan sejak tanggal 20 hingga 26 Juni 2014. “Awalnya rencana kegiatan KMD ini adalah untuk sosialisasi pembentukan Saka Widiya yang dibawah naungan Dinas Pendidikan, namun sesuai Juknis daari Kementreian Pendidikan akhirnya dirubah menjadi kegiatan KMD dan selanjutnya hingga membentuk Saka Widya,”jelasnya. ( Ren, Esha )