Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 26-11-2012
  • 584 Kali

Verifikasi Sementara, 3.330 Poktan Layak Dapatkan Sertifikasi

News Room, Senin ( 26/11 ) Hasil verifikasi sementara yang dilakukan Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan (Disperta) Kabupaten Sumenep, terhadap Kelompok Tani (Poktan) di 27 Kecamatan, baik daratan maupun kepulauan, diketahui dari 5.258 kelompok tani, yang dinyatakan layak mendapat sertifikasi hanya 3.330. Kepala Disperta Sumenep, Babang Heriyanto, menjelaskan, selama proses verifikasi berlangsung, tim yang dibentuk disperta ini memang mendapati ratusan kelompok tani yang hanya tinggal papan nama saja, sehingga hasil sementara verifikasi tersebut jumlah kelompok tani berkurang. “Jadi, hasil sementara verifikasi bagi kelompok tani di Sumenep, dari total 5.258 hanya 3.330 kelompok tani yang layak mendapat sertifikasi dari Pemerintah Kabupaten setempat,”kata Bambang, Senin (26/11). Jumlah kelompok tani ini, kata Bambang, diperkirakan bertambah karena verifikasi akan berlangsung sampai akhir Desember 2012. “Hingga saat ini, hasil ferifikasi baru mencapai 83,3 persen. Untuk kepastian jumlah kelompok tani di Sumenep, akan diketahui akhir Desember mendatang,”terangnya. Bambang mengungkapkan, kriteria kelompok tani yang dinilai layak itu harus mempunyai pengurus yang lengkap, aktifitasnya jelas dan dapat rekomendasi dari kepala desa setempat. “Rekomendasi kades sangat perlu sebagai pembina dari kelompok tani tersebut. Sedangkan untuk kelompok tani yang belum dinyatakan layak, tidak langsung dibubarkan, tapi kami akan lakukan pembinaan kepada mereka,” terangnya. Bambang berharap, bagi kelompok tani yang belum dinyatakan layak agar dilakukan perbaikan diinternal pengurus, agar ditahun berikutnya bisa mendapatkan sertifikat dan bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah. “Untuk memberikan bantuan, kelompok tani itu harus mendapat sertifikasi dari Pemkab Sumenep. makanya, kami lakukan verifikasi tersebut. Karena, pemberian bantuan tidak bisa kepada perorangan melainkan harus pada kelompok tani yang bersertifikat,”ungkapnya. ( Nita, Esha )