News Room, Senin ( 24/10 ) Wakil Bupati Sumenep, Ach. Fauzi mengajak seluruh elemen masyarakat maupun lembaga pemerintah dan swasta untuk bersama-sama melakukan aksi peduli terhadap lingkungan, sehingga harapan untuk mewujudkan Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) di Kabupaten setempat bisa terwujud.
Hal tersebut ditegaskan Wakil Bupati Sumenep pada acara Sosialisasi dan Workshop Strategi Komunikasi Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) tahun 2016 di Hotel Utami Sumekar, Senin (24/10).
Menurutnya, jika kebiasaan masyarakat yang selama ini membuang sampah sembarangan menjadi salah satu penyebab Kota menjadi kumuh.
“Karena itu perlu komunikasi semua pihak untuk bersama-sama mewujudkan Sumenep sebagai Kota tanpa kumuh.”tandasnya.
Dikatakan, melalui kegiatan sosialiasi dan workshop tersebut, bagaimana para pendamping progam KOTAKU bisa mengkomunikasikan dengan semua pihak, sehingga program tersebut bisa berjalan sesuai dengan harapan bersama.
Sebab, diakui Wakil Bupati Sumenep termuda di Madura ini, jika lembaga yang ada berjalan sendiri-sendiri tanpa adanya komunikasi yang baik dan secara bersama-sama merumuskan dan melaksanakan program, tentu akan sulit mewujudkan Kabupaten Sumenep sebagai Kota tanpa kumuh.
“Minimal sesuai target program KOTAKU dalam mewujudkan kawasan bebas kumuh Tahun 2019 sesuai harapan bersama.” tambahnya.
Sementara kegiatan Sosialisasi dan Workshop Strategi Komunikasi Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) di Kabupaten Sumenep diselenggarakan Dinas PU Cipta Karya Kabupaten setempat, dengan menghadirkan pendamping, konsultan, relawan Program KOTAKU dari masing-masing Desa, Camat serta para Kepala Desa di dua Kecamatan, yakni Kecamatan Kota dan Kecamatan Kalianget. ( Ren, Fer )