Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 18-08-2008
  • 373 Kali

Wabup Kunjungi Wisatawan Asing Di Pantai Lombang

News Room, Senin ( 18/08 ) Sebanyak 70 wisatawan mancanegara yang bermalam di Pantai Lombang, Desa Lombang, Kecamatan Batang-batang, ternyata mendapat perhatian khusus dari Wakil Bupati Sumenep, Drs. H. Moch Dahlan, MM. Terbukti, Minggu malam (17/08) kemarin, Wabup mengunjungi para wisatawan asing tersebut. Puluhan wisatawan asing yang berasal dari Denmark, Inggris, Australia, India, dan Pakistan, yang bermalam di Pantai Lombang itu merupakan peserta wisata khusus yang digagas salah satu Biro Perjalanan Wisata dari Jakarta, yakni Remote Destinations. H. Moch. Dahlan mengaku bangga Pantai Lombang dijadikan "sasaran" dari paket wisata khusus, yang digagas Biro Perjalanan Wisata dari Jakarta tersebut. Apalagi, program tersebut ternyata sudah yang ke 8 kalinya, sejak tahun 2000 lalu. Ini membuktikan Pantai Lombang diakui sebagai lokasi wisata yang mampu dijual pada orang asing. “Kalau tidak layak jual pada orang asing, tentunya Biro Perjalanan Wisata ini akan melirik lokasi wisata lainnya,"ujarnya. Untuk ke depan, kata dia, pihaknya akan lebih menjalin sinergis dengan biro perjalanan wisata lainnya, agar lokasi wisata Sumenep lainnya juga menjadi daerah 'sasaran' paket wisata. "Kami yakin lokasi wisata Sumenep lainnya, seperti Pantai Slopeng di Kecamatan Dasuk, juga layak 'jual' pada warga asing,"tegasnya. Sementara itu, Director Remote Destinations (salah satu Biro Perjalanan Wisata di Jakarta), Leksmono Santoso, menyatakan siap mengenalkan Indonesia pada wisatawan mancanegara (wisman) melalui Pantai Lombang, Kecamatan Batang-batang, Kabupaten Sumenep. Ia menerangkan, sejak tahun 2000 lalu, pihaknya optimis hamparan pasir putih dan pohon cemara udang yang terdapat di sepanjang Pantai Lombang tidak kalah dengan lokasi wisata di Bali. "Keyakinan saya untuk mengenalkan Indonesia pada wisman terbukti. Paket wisata khusus yang saya gagas, pesertanya bertambah banyak setiap tahunnya. Jujur saja, untuk tahun 2008 ini, saya sampai menolak peserta,"paparnya. Ia mengaku, untuk tahun 2008 ini, paket wisata khusus di Pantai Lombang yang dirancang bermalam selama dua hari (16-17/08) hanya dibatasi hingga 70 wisman. Hanya saja, para pesertanya mengeluhkan lamanya perjalanan menuju Pantai Lombang, yang dari Surabaya "memakan waktu" sekitar 6 jam lebih. Ini menjadi sangat tidak efisien bagi mereka. “Andai saja ada rute penerbangan Sumenep-Surabaya, saya optimis wisman yang akan mengunjungi Sumenep, khususnya Pantai Lombang, akan bertambah banyak lagi,"pungkasnya. ( Nita, Esha )