News Room, Rabu ( 01/12 ) Kedatangan Jemaah Haji Kabupaten Sumenep, yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 26 dan 27, dipastikan mundur selama 7 jam dari jadwal semula. Keterlambatan itu, dikarenakan adanya perubahan waktu penerbangan (delay) di Bandara King Abdul Azis, Arab Saudi. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep, H. Imron Rosyidi, SH, M.Si menjelaskan, semula jemaah haji asal Sumenep yang tergabung dalam Kloter 26 dijadwalkan tiba di Bandara Juanda pada Rabu ini pukul 07.40 WIB dan ternyata berubah menjadi pukul 16.30 WIB. “Sedangkan, jemaah haji asal Sumenep yang tergabung dalam Kloter 27 yang semula dijadwalkan tiba di Bandara Juanda pada Rabu ini pukul 09.40 WIB, berubah menjadi pukul 14.00 WIB. Kloter 27 itu mendarat lebih awal, sebab pesawatnya berangkat lebih dulu,”kata H. Imron, ketika dihubungi melalui telepon genggamnya, Rabu (01/12). H. Imron menuturkan, dengan perubahan penerbangan di Arab Saudi, otomatis kedatangan Jemaah Haji di Sumenep juga berubah. “Awalnya kami menjadwalkan Jemaah Haji untuk Kloter 26 tiba di Sumenep, pada Rabu (01/12) pukul 14.40 WIB dan Kloter 27 pada pukul 16.40 WIB. Namun, jadwal itu berubah, yang diperkirakan untuk Kloter 27 tiba lebih awal di Sumenep sekitar pukul 22.00 WIB dan Kloter 26 pada pukul 24.00 WIB,”ungkapnya. Namun H. Imron meminta agar para keluarga Jamaah Haji tidak cemas, keterlambatan kedatangan ini sama sekali bukan dari kondisi Jamaah Haji, melainkan dari jadwal penerbangan. “Kalau kondisi Jamaah haji, baik Kloter 26 yang berjumlah 450 orang maupun Kloter 27 sebanyak 306, semuanya dalam kondisi sehat,”pungkasnya. Rencananya, kedatangan jemaah haji asal Sumenep tersebut akan disambut para pejabat yang tergabung dalam forum koordinasi pimpinan daerah setempat di lapangan Gelanggang Olahraga (GOR) A. Yani, Pangligur, Sumenep. ( Nita, Esha )