News Room, Kamis ( 19/04 ) Perayaan Hari Kartini yang biasa diperingati pada setiap tanggal 21 April setiap tahun, seharusnya dimaknai oleh kaum wanita Indonesia dengan sesuatu yang bermanfaat. Yakni, dengan berkontribusi dan mendharmabaktikan diri dalam pembangunan di berbagai bidang, dimanapun berada, sesuai dengan peran masing-masing. Hal tersebut diungkapkan dr. Rifmi Utami, M.Kes yang juga Kepala UPT Puskesmas Lenteng kepada News Room tadi siang. Menurutnya, peran terpenting dari seorang ibu adalah menyiapkan generasi penerus yang sehat jasmani rohani, smart dalam berpikir serta jujur dalam berprilaku. “Disamping itu, sebagai seorang istri, peran support dan keleluasaan waktu untuk melayani suami sangat penting, sehingga para suami dapat berkontribusi optimal bagi pembangunan.”ujarnya. Karena itu tegas dokter murah senyum dan familier ini, sebagai wanita karier harus terus memaksimalisasi potensi diri di bidang masing-masing. Dan itu harus dimulai dari hal-hal terkecil dan dilakukan tanpa menunda waktu serta senantiasa bersungguh-sungguh. Jadi sebaiknya, jika perayaan Hari Kartini maupun hari besar nasional lainnya, menurutnya, perayaannya dimanfaatkan untuk sesuatu yang lebih berguna. Apalagi dilakukan dengan cara-cara yang mubadzir. “Saya kurang apreciate pada perayaan hari-hari besar yang terkesan berlebihan dan mengurangi makna yang sebenarnya.”pungkasnya. ( Ren, Esha )