News Room, Senin ( 21/07 ) Sebuah kanehan dan keajaiban di muka bumi ini yang ditunjukkan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa, tiada yang dapat menduga apalagi menghitung kekuasaan-Nya. Jika beberapa waktu lalu ada pohon pisang yang bertongkol dua, namun di Dusun Jasa’an RT. 14/RW. 7 Desa Aeng Baja Kenek Kecamatan Bluto, ada pohon pisang yang baru tumbuh, seperti anak pisang dari tanah, sekitar seminggu sudah bertongkol 5 pada batang pisang yang daunnyapun belum mekar betul. Menurut pemiliknya, Marsuka’ (73) warga Desa Aeng Beje Kenek, ketika ditemui News Room, Minggu malam (19/07) menceritakan, awal ditemukannya pisang aneh tersebut ketika seorang cucunya bersih-bersih dipekarangan belakang, tepatnya disebelah kamar mandi, melihat anak pisang tumbuh tak seperti biasanya dan ada keanehan atas tumbuhnya pisang tersebut, sang cucu memberitahukan kepada sang kakek ini. Marsuka’ kemudian menggali perlahan disekitar tumbuhan pisang kecil itu, ternyata di disekitar batang pisang itu tumbuh 5 tongkol. Karena melihat keanehan pada pisang kecil itu, Marsuka’ mengurungnya dengan keranjang bambu, sebab khawatir dimakan ayam dan kambing. Meski tidak bermaksud cerita kepada siapa-siapa, tapi hanya kepada keluarga dekatnya, namun tetap juga terdengar oleh warga sekitar, termasuk Kepala Desa Aeng Beje Kenek yang rumahnya hanya berjarak sekitar 100 meter. Sejak ditemukannya pisang aneh ini memang diakui Marsuka’ ada sekitar 5 hinga 10 orang setiap harinya yang datang melihat, karena memang tidak terlalu diekspos. Khawatir malah menjadi tontonan banyak orang. Bahkan ketika News Room berusaha mengorek lebih dalam terkait keanehan pisang bertongkol 5 itu, Marsuka’ tetap dengan polos mengaku tidak pernah menerima tanda-tanda apapun. Hanya ketika dikait-kaitkan soal pelaksanaan Pilgub Jatim mendatang, Marsuka’ dengan terus terang mengaku sejak melihat stiker calon Cagub- Cawagub Jatim, dalam hatinya hanya melihat Pak Karwo (Sukarwo red.) yang tampak bersinar. “Saya hanya melihat Pak Karwo lebih bersinar. Tapi kalau ditanya soal dukung-mendukung saya belum tahu, entah nanti pilih siapa saat pencoblosan,â€Âujarnya saat dinemui News Room di kursi bambu teras rumahnya. Ditempat terpisah Kepala Desa Aeng Baja Kenek, Matsin mengaku juga sudah melihat minggu sore kemarin, ketika mendengar dari warganya, jika di rumah Marsuka’ ada pisang bertongkol 5. Dia berharap munculnya keanehan di Desanya tersebut akan menjadi pertanda, baik kepada Sumenep khususnya Desanya sendiri. Dan bila ada yang menghubungkan dengan pelaksanaan Pilgub Jatim, sah-sah saja. Tapi pihaknya sebagai orang yang sudah penjadi aparat pemerintahan tingkat Desa. Tetap tidak ingin ikut-ikutan dukung-mendukung Cagub-Cawagub Jatim. Tapi siapapun nanti yang terpilih akan lebih dapat membangun Jatim lebih baik lagi, dan bisa dirasakan oleh semua kalangan masyarakat. â€ÂSemoga saja pisang bertongkol 5 itu memang menjadi pertanda bagi pemimpin negeri ini untuk tetap menjunjung dasar negara kita “Pancasilaâ€Â. Dan khususnya bagi ummat Islam tetap melaksanakan kewajiban Sholat lima waktu,â€Âpungkas Kades yang berpenampilan kalem dan sederhana ini. ( Ren, Esha )