News Room, Jumat ( 02/12 ) Saniyah (55), warga Desa Mantajun, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep, ditemukan tewas penuh luka bacok dan usus terburai, serta leher luka akibat sabetan senjata tajam. Mayat korban ditemukan pertama kali oleh anaknya, Maon, dalam kondisi tewas berlumuran darah, di jalan setapak sekitar 150 meter dari rumah warga. Kanit Reskrim Polsek Dasuk, Aipda Haryono menjelaskan, berdasarkan informasi dari keluarga korban, sebelum meninggal korban pamit hendak mencari rumput. “Karena lama gak pulang, akhirnya Maon mencari bapaknya. Ternyata, saat menginjakkan kaki dijalan setapak, korban sudah ditemukan tergeletak berlumuran darah dengan penuh luka bacok,”kata Haryono, pada wartawan, Jumat (2/12). Haryono mengungkapkan, pihaknya masih belum mengetahui penyebab tewasnya korban. “Kami belum berani menyimpulkan, karena masih melakukan olah di tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa beberapa saksi, termasuk anak korban,”terangnya. Sesuai kabar yang beredar, korban dibantai karena dituduh punya ilmu santet. Bahkan korban pernah menjalani sumpah pocong beberapa tahun lalu. Menurut Haryono, kabar yang beredar itu memang benar, jika korban diduga mempunyai ilmu santet. “Tapi itu baru issue. Kepastiannya, kami masih melakukan penyelidikan. Apapun alasannya, kami akan mengungkap siapa pelaku pembunuhan yang menyebabkan korban meninggal dunia,”ungkapnya. ( Nita, Esha )