Sumenep-Kominfo News Room : Jadikan rumah tahanan sebagai pelabuhan terakhir untuk menempa batin dan berubah menjalani kehidupan yang lebih baik. Hal itu dikatakan Ketua PCNU Sumenep, Drs. KH. Abdullah Kholil, M.Hum, saat memberikan ceramah agama di hadapan warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Sumenep, Selasa (09/10) petang kemarin. Lebih lanjut, Abdullah Kholil mengatakan, segera setelah menghirup udara kebebasan, seluruh warga binaan Rutan Sumenep berusaha keras memperbaiki diri dan berbaur kembali dengan masyarakat. Jadikan rutan semabagi tempat bertafakur atau merenungi keselahan-kesalahan yang dilakukan sebelumnya. Dalam sambutannya Kepala Rutan Sumenep, Muji Widodo, Bc.IP, SH, mengatakan bahwa pihaknya merasa bangga dengan bentuk kemitraan yang dijalin antara NU dengan Rutan Sumenep, dan semuanya baru pertama kali datang ke Rutan Sumenep. Dan mengucapkan terima kasih atas perhatiannya kepada warga binaan rutan sumenep. Muji Widodo menambahkan, hampir semua warga binaan Rutan Sumenep tersangkut kasus perjudian. Tahun 2007 penghuni rutan mengalami penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Ini merupakan indikasi bahwa tingkat kesejahteraan ekonomi di masyarakat ikut naik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Acara buka bersama di rutan Sumenep adalah atas prakarsa PC GP Anshor Sumenep, Puan Amal Hayati, dan Muslimat NU Sumenep. Sebelum acara buka puasa bersama, ketiganya menyampaikan beberapa nasehat sebagai bekal bagi seluruh warga binaan rutan Sumenep menuju masa depan yang lebih cerah. Ketua DPRD Sumenep, Drs. KH. Abuya Busyro Karim, M.Si, turut hadir dalam kesempatan tersebut. (Adjie)