News Room, Jum’at ( 01/04 ) Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sumenep, minta warga setempat agar waspada terhadap terjangan angin puting, yang sangat berpotensi pada bulan ini, yang merupakan musim pancaroba. Kepala BMKG Kalianget, Sumenep, Syamsul Arifin menjelaskan, cuaca ekstrem pada bulan ini masih menghantui wilayah daratan maupun lautan. “Jadi, untuk daratan sangat berpotensi angin puting beliung, terutama pada siang dan sore hari,”kata Samsul di Sumenep, Jum’at (01/04). Daerah yang rawan diterjang angin puyuh, kata Samsul, biasanya diwilayah agak lapang, seperti di sekitar Bandara Trunojoyo, Kecamatan Kota Sumenep. “Selain itu, di daerah pegaraman sangat berpotensi. Makanya, kami minta warga yang bermukim disekitar lokasi tersebut, untuk selalu waspada.. Karena, saat ini potensi angin puting beliung masih tinggi,”ujarnya. Untuk itu, jika terjadi hujan lebat disertai petir dan angin kencang, sebaiknya warga tidak berteduh dibawah pohon. “Itu sangat berbahaya, karena pohon mudah roboh kalau diterjang angin kencang,”ungkapnya. Sedangkan, gelombang laut diperairan Sumenep, selama dua hari kedepan diprediksi masih tinggi, diatas 2 meter, khususnya di Masalembu. “Nelayan pun diminta untuk sementara waktu tidak melaut, demi keselamatan diri,”pungkasnya penuh harap. ( Nita, Esha )