News Room, Sabtu ( 07/01 ) Seperti biasa setiap musim tanam, Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Dinas Pertanian Tanaman Pangan Propinsi Jawa Timur memghimbau seluruh penyuluh pertanian yang ada di Kabupaten untuk melaksanakan berbagai hal penanggulangan berbagai macam penyakit tanaman, sehingga pencapaian produksi pertanian tetap susuai yang diharapkan. Koordinator Populasi Hama dan Penyakit Tumbuhan (PHPT) Dinas Pertanian Jawa Timur di Sumenep, Kasmulan Danoko, SP kepada News Room menjelaskan, serangan hama memang cendrung meningkat, khususnya ketika masa perubahan iklim, sehingga sering menyebabkan penurunan produksi pertanian. “Kami berupaya terus bersama petugas PHTP dan penyuluh dimasing-masing Kecamatan untuk terus meminimalkan dampak hama tersebut,”ujarnya. Dijelaskan, salah upaya yang rutin dilakukan yakni dengan melakukan kawalan ketat dalam mewaspadai adanya peningkatan intensitas serangan hama, memperbanyak konsultasi dan konsolidasi para PHTP dengan gerakan pengendalian dan penyuluhan serangan lanjutan dengan prinsip Penyerapan Pengendalian Hama Terpadu (PPHT). Biasanya hama yang membawa dampak karena perubahan iklim yang terjadi seperti hama wereng coklat, penggerek batang padi, penyakit tungro dan blas. Karena itu melalui para penyuluh perlu terus dilakukan upaya, agar tidak sampai mengganggu pencapaian produksi untuk tahun 2012 ini. Pihaknya juga akan melakukan evaluasi terhadap populasi hama tanaman di Sumenep, yakni hama blas mencapai, komonas, tikus, tungru, penggerek batang , bercak bergaris, lalat bibit serta jagung bule. ( Ren, Esha )