Sumenep-Kominfo News Room : BMG Maritim Perak Surabaya memprediksi gelombang tinggi 3-5 meter akan terjadi pada 17-19 Juli. Gelombang tinggi terutama melanda perairan di Samudera Indonesia atau di perairan Jawa Timur bagian selatan. Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMG Maritim Perak Surabaya, Arif Triono, saat dikonfirmasi melalui telepon, Selasa (17/07) mengatakan, kondisi itu banyak dipengaruhi oleh dorongan angin, yang menyebabkan kecepatan angin lebih kencang 10 hingga 50 km/jam. Arah angin dominan dari tenggara dan tenggara. “Gelombang itu, akan membahayakan kapal nelayan maupun pelayaran. Bagi pelayaran dan nelayan, hendaknya waspada terhadap kondisi cuaca,†imbaunya. Dikatakan dia, perairan Indonesia yang juga perlu diwaspadai, Laut Jawa, dan Perairan Bawean, Masalembu dan Kangean 1 sampai 3 meter. Selain itu, pesisir utara Jawa Timur, yang meliputi Tuban, Lamongan, Pasuruan, Situbondo, dan Madura dengan tinggi gelombang 0,3-1,3 meter. Peningkatan tinggi gelombang juga terjadi di perairan pesisir selatan Jatim, meliputi Pacitan sampai Banyuwangi, antara 0,5 sampai 2 meter. Berkenaan dengan tinggi gelombang tersebut, perlu ditingkatkan kewaspadaan. terutama wilayah yang berdekatan dengan pantai, seperti Pacitan, Banyuwangi, Situbondo, dan Tulungagung. Sementara penyeberangan Ujung-Kamal dalam kondisi relatif aman, antara 0,2-1 meter. Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk 0,8-1,5 meter, Selat Bali 0,8-1,5 meter. Pasang maksimum air laut di perairan pantai Jawa Timur, pada hari ini mencapai 100 cm terjadi pukul 12.00 dan surut hingga minimum 110 cm terjadi pukul 21.00 WIB. ( JNR, Esha )