Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 06-05-2018
  • 646 Kali

Wisata Apoeng Kheta, Salah Satu Cita-cita Pemkab Sumenep

Media Center, Minggu ( 06/05 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep mengapresiasi pembangunan wisata Apoeng Kheta Sumenep Cafe dan Resto di Desa Muangan Kecamatan Saronggi, sebab pembangunan wisata apung itu salah satu cita-cita pemerintah daerah sejak beberapa tahun lalu.

Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si, mengatakan, pemerintah daerah sejatinya telah melakukan nota kesepahaman (MoU) dengan PT. Garam Kalianget, untuk membangun wisata apung atau cafe dan resto apung di daerah sekitar wilayah Kecamatan Saronggi, namun pelaksanaan MoU itu tidak terwujud akibat ada kendala teknis.

Yang jelas, pemerintah daerah menyambut baik ada warga Sumenep yang berminat membuka usaha wisata apung itu, sebab pembangunan wisata apung telah mewujudkan cita-cita pemerintah daerah.

“Saya tentunya senang ada warga Sumenep yang ingin membuka wisata apung yang menjadi mimpi pemerintah daerah sejak beberapa tahun lalu. Kami harapkan ke depan di wisata Apoeng Kheta juga dilengkapi sarana perhotelan atau penginapan, sebab lokasinya sangat indah dan strategis sehingga menjadi tempat wisata favorit.” tegas Bupati saat meresmikan wisata Apoeng Kheta Sumenep di Desa Moangan Kecamatan Saronggi, Sabtu (05/05) malam.

Ia menyatakan, manajemen wisata Apoeng Kheta Sumenep harus mengelola usahanya dengan profesional penuh kreatifitas dan inovasi supaya usahanya sukses, bahkan manajemen harus mampu membangun jejaring dengan semua pihak.

“Manajemen harus melakukan promosi kepada publik apa yang menjadi andalan usahanya, termasuk cerdas membaca moment agar masyarakat memanfaatkan wisata Apoeng Kheta sebagai tempat kegiatan, contohnya di bulan Ramadhan ini, dijadikan tempat untuk acara buka bersama atau sahur bersama.” imbuhnya.

Selain itu, menurut Bupati dua periode ini, wisata Apoeng Kheta sebagai tempat wisata kuliner harus menyediakan menu yang lengkap dan mendesain dengan baik, sebab menu dan desain itu mencerminkan konsep atau gaya usaha.

“Saya optimis jika usaha itu dikelola secara profesional pasti semakin berkembang, mengingat sejumlah tempat usaha baik cafe, resto dan rumah makan yang ada saat ini sangat ramai pengunjung. Ini juga menunjukkan pertumbuhan ekonomi di Sumenep semakin baik.” pungkasnya.

Sementara itu pemilik Wisata Apoeng Kheta Sumenep Cafe dan Resto, Hamsuri menambahkan, usaha yang dijalankan wisata Apoeng Kheta Sumenep khusus kuliner yang menyediakan berbagai masakan ikan.

“Kami menyediakan kuliner khusus menu ikan dengan beranekaragam masakan serta minuman khas masyarakat termasuk makanan dan minuman dari luar daerah yang tidak ada di Sumenep.” tandasnya.

Hamsuri menjelaskan, pihaknya membuka wisata Apoeng Kheta Sumenep, selain untuk berbisnis juga membuka lapangan kerja, sebab manajemen dan tenaga kerjanya mayoritas masyarakat Sumenep.

“Kami memperkerjakan sebesar 90 persen masyarakat Sumenep, sedangkan sisanya 10 persen dari kalangan profesional yang berasal dari luar daerah seperti Lombok dan Bali, tujuan adanya pekerja dari luar daerah itu, untuk memperkaya menu dan selera masakan wisata Apoeng Kheta Sumenep.” katanya. ( Yasik, Fer )