Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 27-05-2006
  • 628 Kali

YOGYAKARTA DIGUNCANG GEMPA

Sumenep-Kominfo News Room : Korban tewas akibat gempa bumi di Yogyakarta berjumlah 214 orang, Sabtu (27/05). Jumlah ini diperkirakan akan terus bertambah. Para korban tewas ini antara lain berada di Rumah Sakit Sarjito 64 orang, Rumah Sakit Bethesda 70 orang dan Rumah Sakit Wirosaban berjumlah 40 orang. Sedangkan sisanya tersebar di Rumah Sakit lainnya. Ada juga yang tidak dibawa ke rumah sakit, tapi langsung dimakamkan oleh keluarganya. Jumlah ini belum termasuk korban tewas di Klaten, Jawa Tengah yang mencapai 100-an orang. Sementara di Klaten mengalami kerusakan sangat parah seperti halnya Bantul. Ribuan rumah di kota tetangga Yogyakarta itu rata dengan tanah. Ratusan korban luka-luka dilarikan ke Solo, tak jauh dari Klaten, karena rumah sakit yang ada tidak muat menampung para korban. Saat ini lebih 500 orang dirawat secara darurat di RSUD Klaten. Seluruh tempat, termasuk tempat parkir digunakan untuk merawat pasien. Ceceran darah ada dimana-mana, dan jerit tangis histeris dan kesakitan terdengar menyayat hati. Lokasi yang paling parah terpantau di Kecamatan Gantiwarno, Cawas, Wedi, Bayat, dan Kecamatan Prambanan. Ujian sekolah yang tengah digelar terpaksa dibatalkan, ada juga yang pindah tempat. Sementara itu, demi membantu terlaksananya langkah cepat tanggap darurat pasca gempa, sejumlah Menteri juga berangkat ke Yogyakarta. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah menginstruksikan Panglima TNI Marsekal Djoko Soeyanto untuk mengerahkan pasukan disekitar Yogya dan sekitarnya untuk melakukan langkah cepat tanggap darurat. “Untuk membantu mereka, sore ini Menko Kesra, Mendagri, Mensos akan terbang ke Yogya untuk memobilisasi sumber daya-sumber daya yang berada dalam kewenangan pemerintah pusat untuk membantu proses tanggap cepat darurat�, kata SBY di Bidakara, Jakarta. SBY sendiri yang semula dijadualkan ke Yogyakarta pada Minggu besok, tapi dipercepat menjadi hari Sabtu sore ini sekitar pukul 15.00 WIB. “Bersamaan dengan Presiden akan turut beberapa Menteri�, imbuh Juru Bicara Kepresidenan, Andi Mallarangeng kepada detikcom melalui telepon seluler. Gempa yang mengguncang Yogya dan sekitarnya terjadi pada pukul 05.55 WIB dengan kekuatan 5,9 Skala Richter. ( Detikcom, Esha )