Sumenep-Infokom News Room : Sebagai wujud rasa syukur atas perhatian Pemerintah Kabupaten Sumenep terhadap perjuangan petani garam yang tergabung dalam Yayasan Tanah Leluhur (YTL) untuk memfasilitasi persoalan YTL dengan PT. Garam (Persero) Kalianget, Kamis (28/04) pagi YTL menggelar Istighosah dan Dzikir Dhibak yang dipimpin Ustad Abdul Kholid. Ketua Komisi A DPRD Sumenep, Drs. Kamalil Ersyad, M.Pd seusai acara itu mengatakan, acara tersebut mempunyai arti penting bagi petani garam untuk memahami persoalan yang dihadapinya, tetapi pihaknya tetap berpihak kepada kepentingan petani garam dengan mengedepankan musyawarah untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Bahkan menurut Ersyad, agar persoalan itu benar-benar memuaskan kedua belah pihak, antara YTL dan PT. Garam, maka pihaknya akan menelusuri kasus tersebut hingga ketingkat pusat. Seperti yang diberitakan sebelumnya, Koordinator YTL, Misrawi menyatakan, pihaknya sangat menghargai upaya Pemkab Sumenep yang akan memfasilitasi penggarapan lahan pegaraman. Bahkan ia merasa lega kendati hal itu hanya upaya pengolahan, bukan kepemilikan. ( Yasik, Ren, Esha, Im )