News Room, Senin ( 05/08 ) Membayar zakat yang merupakan kewajiban bagi umat Islam, pada prinsipnya bukan untuk memberatkan. Namun, dengan membayar zakat justeru akan membersihkan dan mesucikan harta kita, sebagaimana yang dijanjikan Allah SWT. Hal tersebut ditegaskan Wakil Bupati Sumenep, Ir. H. Soengkono Sidik, S.Sos, M.Si pada acara pemberian zakat yang merupakan hasil pengumpulan zakat fitrah dari para PNS, BUMN, BUMD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep dan Kecamatan melalui Dinas Sosial Kabupaten Sumenep, di Gedung KORPRI Sumenep, Senin (05/08). “Harus diyakini, semakin harta kita digunakan di jalan Allah SWT, maka harta kita makin bertambah, apalagi hakekatnya, harta yang kita punya ada hak orang lain yang membutuhkan,”ujarnya. Karena itu, Wabup berharap dengan kepedulian yang dilakukan para PNS, BUMN, BUMD di Kabupaten Sumenep yang telah berpartisipasi dalam penyaluran zakat tersebut, dapat meraih kemenangan Idul Fitri 1434 Hijriyah nanti bersama orang di sekitarnya yang juga senang telah mendapat bagian dari zakat yang dikeluarkan. Sementara Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumenep, Drs. H. Koesman Hadie, M.Si menjelaskan, pengumpulan zakat fitrah yang diperoleh dari para PNS, BUMN, BUMD di lingkungan Kabupaten Sumenep mencapai Rp. 89.495.000,00 dan meningkat dari tahun sebelumnya sebesar Rp. 79.530.000,00 sedangkan dari 13 Kecamatan yang melaporkan sebanyak Rp. 40.910.000,00 dan beras 3.678 kilogram. Sedangkan untuk pengngumpulan zakat terbanyak, yakni Kecamatan Kota Sumenep sebanyak Rp. 12.990.000,00. “Dalam pemberiannya dilakukan kepada lembaga keagamaan sebanyak 107 lembaga, dan dilakukan pemberian langsung maupun dengan kupon paket kepada kaum duafa 1.536 paket,”jelasnya. (Ren, Esha)