News Room, Selasa ( 10/03 ) Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia, nakal adalah suka berbuat kurang baik atau buruk kelakuan. Kenakalan remaja dapat ditinjau dari 4 faktor penyebab, yakni faktor pribadi, faktor keluarga yang merupakan lingkungan utama, maupun faktor sekolah dan lingkungan sekitar yang secara potensial dapat membentuk prilaku seorang remaja.
Hal tersebut disampaikan Kepala UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Kota Sumenep, Drs. Edi Suprapto kepada News Room di ruang kerjanya, Selasa (10/03).
Edi menuturkan, faktor lingkungan merujuk kepada peranan masyarakat, multimedia dan berbagai fasilitas, seperti pusat-pusat hiburan yang menyediakan berbagai produk yang dapat menumbuhkan dan meningkatkan rangsangan seksual dan nafsu birahi.
Selanjutnya, orang tua seyogyanya siap menjadi orang tua yang sholeh dan sholeha terlebih dahulu. Dan selalu berupaya untuk mencegah terjadinya kenakalan remaja, upaya-upaya tersebut dapat bersifat preventif, represif dan kuratif.
Bahkan tanggung jawab terhadap kenakalan remaja terletak pada orang tua, sekolah, masyarakat. Khususnya para pendidik, baik yang ada di keluarga maupun para pendidik di masyarakat, yakni para pemuka agama, dan tokoh masyarakat. ( JuP-01, Fer )