News Room, Senin ( 27/09 ) Kehidupan masyarakat Sumenep kembali digoyahkan dengan isu santet. Kali ini, gara-gara bermimpi didatangi sesosok wajah sebelum menderita sakit panas, berbuntut pada pengusiran. Hosul (52), warga Dusun Tembing, Desa Batudinding, Kecamatan Gapura, Sumenep, akhirnya diusir paksa oleh warga setempat, karena dituduh memiliki ilmu santet. Bapak 5 anak tersebut, terpaksa keluar dari Desa Batudinding, karena khawatir ancaman warga yang bakal membunuhnya, jika tidak segera meninggalkan rumah istrinya, benar-benar terjadi. Salah seorang putra korban, Marsuki (25), mengaku terkejut dengan aksi warga Dusun Tembing, Desa Batudinding. Karena, komunikasi selama ini dengan masyarakat setempat berlangsung damai dan terkesan baik-baik saja. “Tapi, kenapa justru akhir-akhir ini bapak saya dituduh tukang santet dan akhirnya diusir warga,”kata Marsuki, pada wartawan di Sumenep, Senin (27/09). Marsuki mengatakan, pihaknya sudah berusaha meminta perlindungan keamanan pada aparat dan Kepala Desa Batudinding. “Ternyata, informasi yang disampaikan pada aparat Desa itu, alasan pengusiran tersebut, dasarnya hanya bermimpi di datangi bapak saya yang kebetulan warga itu sakit panas,”terangnya. Saat ini, kata Marsuki, bapaknya menetap sementara di tempat kelahirannya, Desa Gapura Barat, Kecamatan Gapura. Sedangkan istri korban, Koyimah (45) terlihat masih shock. ( Nita, Esha )