Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 15-05-2010
  • 656 Kali

SDIT Al-Hidayah Juarai Komet SMPN 1 Sumenep

News Room, Sabtu ( 15/05 ) Grand final Komet (Kompetisi Matematika) ke 10 yang diselenggarakan oleh SMP Negeri 1 Sumenep berakhir Sabtu (15/05) siang. Kompetisi tahunan yang memperebutkan Piala Bergilir Bupati Sumenep ini ditutup dengan penetapan 6 juara besar yang berasal dari 6 Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Sumenep. "Juara pertama diraih oleh SDIT Al-Hidayah Sumenep,"kata Kepala SMP Negeri 1 Sumenep, Drs. H. Nurul Hamzah, M.Pd, pada News Room usai acara. Menurut H. Nono, panggilan akrab H. Nurul Hamzah, pelaksanaan Komet ini terselenggara atas komitmen dari SMP yang dibinanya. Ia menilai, bahwa bidang studi Matematika yang saat ini masih dianggap momok oleh siswa, sudah waktunya dipahami juga sebagai ajang pembelajaran sosial, terutama dalam aksi pemecahan masalah. Oleh karenanya ia berharap, dalam perkembangannya, Komet tetap menjadi tradisi yang terus berkelanjutan di SMP satu-satunya di Kabupaten Sumenep yang saat ini bertitle Rintisan Sekolah Bertarap Internasional (RSBI) ini. "Jadi tak sekadar dipahami sebagai ilmu pasti. Tapi pada faktanya matematika juga bisa menjadi media pembelajaran dalam konteks problem solving. Makanya, saya berharap (komet; red) ini tetap ada setiap tahunnya,"kata pria kelahiran Sumenep, 1 Februari 1958 ini. Mengenai wacana bahwa juara Komet akan mendapat "tiket kursi" dalam penerimaan siswa baru di SMP Negeri 1 Sumenep tahun ini, ditepis oleh H. Nono. Menurutnya, sistem penerimaan di sekolah yang dipimpinnya itu tetap prosedural dan sesuai dengan aturan main yang sudah ditetapkan dalam mekanisme umum penerimaan siswa baru. "Tetap harus melalui syarat penerimaan siswa baru yang telah ditetapkan pusat. Yang jelas syarat utama ialah mendaftarkan diri ke SMP Negeri 1 Sumenep,"imbuh Wakil Ketua PGRI Kabupaten Sumenep sekaligus Ketua Perkumpulan Pembina Lembaga Pendidikan (PPLP) Dasmen PGRI Kabupaten Sumenep ini. Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, H. Moh. Rais, S.Pd, M.Si dalam taushiyahnya usai menyerahkan piala pada juara Komet berharap, agar lomba tersebut dapat ikut meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya matematika. Mengenai hasil kompetisi ia mengingatkan agar peserta bisa menyikapinya secara bijak. "Kepada siswa yang meraih juara jangan sampai sombong. Dan yang tidak dapat diharap tidak putus asa,"pesan H. Rais. Perlu diketahui, secara berurutan juara Komet ke 10 SMP Negeri 1 Sumenep diraih oleh SDIT Al-Hidayah dengan nilai tertinggi, yakni 1240, disusul SDN Kertasada yang meraih angka 725, dan SDN Pajagalan 1 yang mendapat nilai 405. Selanjutnya Juara Harapan 1 diraih SDN Ambunten Timur 1 dengan nilai 380, SDN Pabian IV yang mendapat nilai 330 sebagai Harapan II, dan nilai terendah, yakni 160, alias Juara Harapan III disandang SDN Pangarangan V. Disamping piala, untuk Juara I mendapat uang pembinaan sebesar Rp. 800.000,00. Sedangkan Juara II dan III, masing-masing mendapat uang pembinaan sebesar Rp. 700.000,00 dan Rp. 600.000,00. ( Farhan, Esha )