Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 31-01-2016
  • 576 Kali

Disdik Akui Penerima PIP Banyak Tidak Sesuai Sarasan

News Room, Senin ( 01/02 Banyaknya pengaduan masyarakat terkait dengan adanya penerima Program Indonesia Pintar (PIP), khususnya di Kabupaten Sumenep, tidak dibantah Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep. Sebab, berdasarkan pengaduan masyarakat ternyata kondisinya memang banyak penerima PIP tidak tepat sasaran.

Kepala Seksi Kesiswaan Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, H. Erdiyanto, kepada News Room, mengungkapkan program PIP sejatinya memang merupakan pengganti program BSM (bantuan siswa miskin).

 Hanya saja, ternyata dalam realisasinya banyak siswa yang mampu juga menjadi penerima PIP.

“Kami memang banyak menerima informasi yang mengadukan persoalan PIP, dan ketika kami turun ke sekolah-sekolah, ternyata memang seperti itu,”ungkapnya.

Dijelaskan, sesuai petunjuk prioritas penerima PIP sebenarnya adalah pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP), yakni pemegang kartu BSM dan KPS. Bahkan, diakui Erdiyanto, saat mengikuti workshop di Jakarta, jika selain berdasarkan usulan melalui Dapodik dari sekolah, ternyata juga ada masukan dan usulan dari pemangku kebijakan di pusat, yakni dari DPR-RI.

Jadi, kebijakan PIP tersebut langsung dari pusat, sedangkan Dinas Pendidikan Sumenep hanya menerima file dan ditindak lanjuti ke sekolah-sekolah. Dengan total penerima untuk sekolah menengah, yakni tingkat SMP sebanyak 14.638 siswa, SMA sebanyak 4.824 siswa, dan SMK sebanyak 2.373 siswa.

“Yang jelas, untuk tahun berikutnya kami akan melakukan pengecekan lagi dan akan diusulkan dan disampaikan dalam forum Direktorat di Jakarta, agar program berikutnya sesuai sasaran,”pungkasnya. ( Ren, Esha )