Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 15-06-2026
  • 44 Kali

Pemkab Sumenep Bersama Baznas Gerak Cepat Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Giligenting

Media Center, Senin ( 15/06 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), merespons cepat dalam pemberian bantuan bagi korban kebakaran, di Dusun Kalompang, Desa Jate, Kecamatan Giligenting.

Bantuan berupa uang tunai senilai Rp30 juta beserta paket sembako diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, didampingi Kepala Dinas Sosial P3A, R. Abd. Rahman Riadi dan Ketua Baznas, Ahmad Rahman kepada penerima manfaat Abdur Rahman, di Kantor Wabup, Senin (15/06/2026).

Wakil Bupati (Wabup) Sumenep KH. Imam Hasyim, mengungkapkan, pemerintah hadir untuk memastikan setiap warga terdampak bencana mendapatkan perhatian penuh dan tidak dibiarkan menghadapi musibah seorang diri.

“Pemerintah Kabupaten Sumenep berkomitmen hadir di tengah masyarakat yang tertimpa musibah. Bantuan ini adalah wujud kepedulian sekaligus tanggung jawab sosial pemerintah kepada warganya,” ungkap Wabup Sumenep ini.

Wabup juga menyampaikan terima kasih atas respons instansi dan lembaga terkait dalam penanganan cepat daerah dalam penanganan pascabencana.

Sebab diakui, masyarakat yang mengalami musibah tentunya sangat membutuhkan bantuan secepatnya untuk segera bangkit dan kembali bisa menjalani aktivitas hidupnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Sumenep, R. Abd. Rahman Riadi, menjelaskan, penyaluran bantuan dilakukan secara cepat melalui kolaborasi lintas lembaga, termasuk Baznas Sumenep, agar kebutuhan mendesak korban segera terpenuhi.

“Kami bergerak cepat bersama Baznas Sumenep untuk memastikan bantuan bisa segera diterima oleh korban kebakaran di Kecamatan Giligenting,” jelasnya.

Menurutnya, bantuan ini tidak hanya bersifat sementara, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemulihan awal bagi warga terdampak.

Diharapkan, bantuan ini mampu meringankan beban awal korban, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari pascabencana.

“Kami akan terus melakukan pendampingan sosial agar korban dapat kembali bangkit secara bertahap. Tidak hanya penyaluran bantuan saja, tetapi juga melakukan pendampingan lanjutan hingga kondisi sosial dan ekonomi warga kembali stabil,” tandasnya. ( Ren, Fer )