Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 09-08-2011
  • 489 Kali

5 Anggota DPRD Bolos Bamus, 1 Terancam di PAW

News Room, Selasa ( 09/08 ) Sebanyak 5 anggota DPRD Sumenep, tercatat sering bolos saat Rapat Badan Musyawarah (Bamus). Dan, salah satu dari 5 anggota tersebut, terancam di PAW oleh Badan Kehormatan (BK) DPRD setempat. Karena tidak hadir dalam Bamus selama 5 kali berturut-turut. Anggota BK DPRD Sumenep, Rukminto, SH menjelaskan, sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 16 tahun 2010, tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib, bahwa anggota dewan yang tidak hadir saat Rapat Bamus, Baleg maupun Paripurna, selama 6 kali berturut-turut, wajib dicopot sebagai anggota DPRD. “Nah, 1 anggota DPRD Sumenep, sudah mencapai titik tidak aman, yakni 5 kali tak hadir di Rapat Bamus. Kami sudah beri teguran semacam peringatan. Kalau 1 kali lagi tidak hadir, BK akan langsung mengusulkan yang bersangkutan untuk di PAW atau dicopot sebagai anggota dewan,”kata Rukminto, pada wartawan di Gedung DPRD Sumenep, Selasa (09/08). Untuk 4 anggota lainnya, kata Rukminto, hanya diberi teguran. Karena, mereka bolos ketika Rapat Bamus selama 3 kali. “Yang diberi teguran berupa peringatan bagi anggota dewan yang tidak hadir di Rapat Bamus minimal 3 kali, dibawah itu masih dibiarkan. Tapi, kalau sudah mencapai 3 kali keatas, langsung ditegur. Dan, puncaknya hingga 6 kali tidak hadir, ya terpaksa kami proses diajukan di PAW,”terangnya. Rukminto mengemukakan, sampai sekarang yang bermasalah hanya 5 anggota DPRD Sumenep, yang tidak hadir saat Rapat Bamus. “Sedangkan, anggota dewan yang tidak hadir ketika Rapat Paripurna selama 6 kali secara berturut-turut belum ada. Tiga kali pun juga belum ada,”ungkapnya. Sayangnya, Rukminto enggan membeberkan identitas 5 anggota DPRD Sumenep yang bermasalah itu. “Mohon maaf kami belum bisa membeberkan identitas mereka. Yang pasti, ke 5 anggota DPRD Sumenep itu, adalah anggota dewan dari 3 Fraksi di DPRD setempat,”pungkasnya. Di DPRD Sumenep, terdapat 8 Fraksi, yakni Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB), Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (F-PPP), Fraksi Partai Amanat Nasional (F-PAN), Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (F-PDIP), Fraksi Partai Golkar, Fraksi Partai Bulan Bintang (F-PBB), Fraksi Partai Kebangkitan Nasional Ulama (F-PKNU) dan Fraksi Keadilan Demokrasi. ( Nita, Esha )