Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 06-05-2015
  • 377 Kali

50 Pemuda Sumenep Ikuti Pembinaan Pemuda Pelopor 2015

News Room, Kamis ( 07/05 ) Pembinaan terhadap Pemuda Pelopor di Kabupaten Sumenep diharapkan dapat menjadi langkah positif, serta dapat membuka terobosan bagi para pemuda dalam memberikan kontribusi terhadap bangsa dan masyarakat.

Hal tersebut ditegaskan Asisten Ekonomi Pembangunan Setdakab Sumenep, Ir. Hari Kuncoro Pribadi, M.Si pada pembukaan pembinaan pemuda pelopor di KabupatenSumenep, Rabu (07/05) di Aula UPT Pelatihan Kerja Sumenep. Menurutnya, pembinaan Pemuda Pelopor nantinya bisa menghasilkan karya nyata yang bermanfaat bagi bangsa dan masyarakat.

“Sebab, kemajuan bangsa dimasa mendatang terletak di tangan pemuda saat ini, karena itu para pemuda harus bekerja keras, berpikir cerdas dan berkarya dengan baik,”ungkapnya.

Diakui pula jika apa yang terjadi saat ini merupakan hasil karya pemuda dimasa lalu dan apa yang dilakukan pemuda saat ini akan menghasilkan sebuah hasil karya dimasa yang akan datang. Karena itu, pemuda saat ini harus mampu mempelopori kemajuan dimasa mendatang.

Sementara Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahaga (Disbudparpora) Kabupaten Sumenep, Sufiyanto, SE, M.Si menjelaskan, pembinaan bagi pemuda pelopor di Sumenep bertujuan untuk menggelorakan semangat kepeloporan di kalangan remaja, menemukenali pemuda yang memiliki potensi kepeloporan, mewujudkan pemuda yang berkemampuan untuk merintis jalan, melakukan terobosan, menjawab tantangan dan memberikan jalan keluar atas berbagai masalah.

“Juga diharapkan dapat memberikan solusi dari pemerintah terhadap pemuda atas kepeloporan yang luar biasa terhadap karya kreatif dan poduktif, serta untuk menciptakan nilai kemandirian dalam menciptakan nilai ekonomi di kalangan pemuda,”tambahnya.

Dijelaskan pula, pembinaan diikuti sebanyak 50 peserta dari unsur organisasi pemuda, ormas dan pemuda di Kabupaten Sumenep. Yakni, para pemuda berprestasi dan berkontribusi yang luar biasa untuk kemajuan masyarakat di bidang pendidikan, sosial budaya dan pariwisata, pengelolaan sumberdaya alam, pangan, serta bidang komunikasi dan informasi. ( Ren, Esha )