News Room, Selasa ( 26/08 ) Sebanyak 533 Jamaah Calon Haji (JCH) Sumenep, Selasa (26/08) pagi, mengikuti vaksinasi meningitis dan influenza. Vaksin tersebut berlangsung di UPT Laboratorium Kesehatan Daerah, Jalan Trunojoyo Sumenep. Kabid Penanggulangan Masalah Kesehatan (PMK) Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, dr. Hj. Dwi Regnani, M.Kes mengatakan, vaksinasi meningitis ini wajib diikuti oleh JCH. Tujuannya untuk meningkatkan daya tahan tubuh, dan mencegah virus ebola serta mers, selama jamaah haji berada di Tanah Suci Mekkah. “Vaksinasi ini kan berguna bagi kekebalan tubuh, apalagi ketika menunaikan ibadah haji berkumpul dengan seluruh umat Islam se dunia. Jadi, harus divaksin supaya daya tahan tubuh kuat dari segala virus,”kata dr. Regnani, Selasa (26/08). Menurutnya, sejak tahun 2006, setiap jamaah calon haji dari berbagai daerah, baik negara endemis maupun tidak, tetap diwajibkan memberi vaksin terhadap jamaah haji sebelum berangkat. “Karena vaksin itu untuk meningkatkan kekebalan tubuh, makanya diwajibkan,” terangnya. Ia mengungkapkan, pemberian vaksinasi meningitis gratis, namun vaksinasi influenza bagi JCH dikenakan biaya masing-masing sebesar Rp. 150.000,00. “Yang gratis hanya vaksinasi meningitis. Tapi influenza ya bayar, karena sifatnya tidak wajib. Namun, ternyata semua JCH justru minta divaksinasi influenza,”ungkapnya. ( Nita, Esha )