News Room, Senin ( 31/10 ) Tujuh siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) Muhammadiyah Sumenep, Senin (31/10) pagi, kesurupan. Mereka dirasuki roh halus usai mengikuti upacara bendera. Ketika itu, sekitar pukul 08:00 Wib, seorang siswi kelas 3 IPA-2, Silvi, sedang berada didalam kelas. Tiba-tiba menjerit histeris disertai kejang-kejang. Para guru dibantu siswa membawanya ke Masjid sekolah setempat. Namun, belum sadar siswi lainnya juga banyak yang pingsan hingga mencapai 7 orang. Karena, kesurupan siswi semakin menjalar, akhirnya kegiatan belajar mengajar (KBM) dihentikan, dan pihak sekolah memutuskan meliburkan 708 siswa lainnya. Wakil kepala SMA Muhammadiyah Sumenep, Syamsul Arifin mengaku tidak mengetahui penyebab banyaknya siswi yang kesurupan. “Kemungkinan siswi lainnya yang pingsan itu, tersugesti dengan Silvi. Untuk penyebab kami tidak tahu, diduga siswi yang pertama kali kesurupan mempunyai beban dari rumah yang terbawa ke sekolah,”kata Syamsul, di SMA Muhammadiyah Sumenep, Senin (31/10). Untuk mengatasi kesurupan siswi ini, kata Syamsul, pihaknya sekolah terpaksa mengundang para normal. “Alhamdulillah, para siswi yang dirasuki roh halus bisa disadarkan,”terangnya. Syamsul mengemukakan, selama terjadi kesurupan, pihak sekolah menyarankan agar semua siswa membaca Al-Qur an. Dan, bagi mereka yang tidak membawa Al-Qur an diminta membaca surat-surat pendek di masing-masing kelas. “Kasus kesurupan ini sudah teratasi, namun semua siswa tetap diliburkan,”ungkapnya. ( Nita, Esha )