News Room, Rabu ( 07/05) Pasangnya air laut yang mencapai 1,5 meter, membuat puluhan hektar lahan tambak di Desa Pinggirpapas dan Karanganyar, Kecamatan Kalianget terendam. Padahal, para petani tambak sudah berupaya menambah ketinggian tanggul, tapi tetap saja air laut berhasil menggenangi lahan tambak. Salah seorang pemilik tambak di Desa Pinggirpapas, Sukaryo mengatakan, dengan terendamnya lahan tambak itu, aktivitas para petani tersendat. Padahal, semestinya saat ini merupakan persiapan para petani untuk menggarap garam. Karyo mengaku tidak tahu secara pasti, berapa hektar lahan tambak yang terendam, yang jelas lahan tambak sepanjang pinggir pantai di dua Desa itu tergenangi air laut. “Terendamnya lahan tambak itu, memaksa para petani untuk menambah ketinggian tanggul, meski sebelumnya sudah ditambah ketinggian tanggul setinggi 2 meter, tapi air laut tetap saja bisa masuk ke lahan tambak,†terangnya. Karyo memprediksi musim tanam garam tahun ini, para petani akan menghadapi kesulitan. Sebab, kondisi cuaca alam yang tidak memungkinkan, sehingga penambahan ketinggian tanggul harus betul-betul secepatnya dilakukan. “Saya berharap kepada pihak terkait, supaya memperhatikan persoalan para petani garam. Sebab, jika dibiarkan akan berdampak buruk bagi perkembangan garam di sumenep,â€Âpintanya. ( Nita, Esha )