Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 02-04-2009
  • 553 Kali

Air Sumur Keruh, Pelanggan PDAM Numpang Sumur Bor

News Room, Kamis ( 02/04 ) Makin menyusutnya kandungan air bersih di dua sumur di Kecamatan Batang-batang, yang dikelola Perusahaan Daerah Air Munim (PDAM) Sumenep, membuat sebagian besar pelanggan PDAM di Kecamatan Batang-batang terpaksa membeli air kepada masyarakat yang mempunyai sumur bor. Mohammad Yusuf waga Kecamatan batang-batang, yang merupakan salah satu pelanggan PDAM menjelaskan, kejadian tersebut membuat para masyarakat kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. “Sekarang warga harus membayar Rp. 5.000,00 setiap jamnya kepada pemilik sumur bor, kami juga harus menyediakan sendiri pipa untuk menyalurkan air ke masing-masing rumah,” katanya. Yusuf mengaku, kondisi itu sangat memberatkan warga. “Karena selain harus bergantian dengan warga yang lain, biayanya juga dirasa sangat mahal dibandingkan PDAM,” tegasnya. Untuk itu, pihaknya berharap kepada PDAM untuk secepatnya menormalkan kembali aliran air bagi pelanggan di Kecamatan Batang-batang. “Apalagi, menghadapi musim kamarau yang sudah semakin dekat ini,” pungkasnya. Sementara, Direktur PDAM Sumenep, Drs. Ec. R. Zainal Alim, MM membenarkan, kalau pelayanan PDAM di Kecamatan Batang-batang saat ini tersendat, sehingga terpaksa diputus untuk sementara waktu. “Kami terpaksa memutus aliran PDAM itu, karena debit air bersih di sumur Batang-batang keruh,” ujarnya. Sebenarnya, pihaknya sudah melakukan upaya pengeboran ulang, namun, kualitas air bersih di sumur itu hanya bertahan dua hingga tiga hari saja. “Jadi, dalam minggu ini, kami akan kembali melakukan pembersihan terhadap sumur tersebut. Dan, bakal dilanjurkan dengan pengeboran ulang,” tegasnya. Karena itu, Zainal Alim meminta kepada pelanggan PDAM di Kecamatan Batang-batang, untuk bersabar. Sebab, kendala itu akan secepatnya teratasi. ( JuP-18, Nita, Esha )