Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 06-11-2017
  • 474 Kali

Akseptor Keluarga Berencana Di Sumenep Meningkat

Media Center, Senin ( 06/11 ) Pengguna akseptor Keluarga Berencana (KB) di Kabupaten Sumenep tahun ini mengalami peningkatan hingga mencapai 66.000 lebih pasangan usia produktif. Karena saat ini pemahaman masyarakat Sumenep terhadap penggunaan alat kontrasepsi, mulai mengalami peningkatan yang signifikan, bahkan setiap tahun jumlahnya selalu bertambah.

Kepala Bidang Keluarga Berencana (KB) ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Sumenep, Sri Endah Purnamawati mengatakan, hingga saat ini jumlah akseptor KB mencapai 66.000 lebih.

Untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, terhadap pentingnya menggunakan alat kontrasepsi terus dilakukan, melalui sosialisasi secara kontinyu kepada masyarakat. Penggunaan alat kontrasepsi dilakukan dengan 2 jalur, yaitu jalur pemerintah yang diprioritaskan kepada masyarakat pra sejahtera, serta jalur swasta.

Selain pemberian Layanan alat kontrasepsi KB gratis bagi masyarakat, pembentukan Kampung KB juga sudah dilakukan di 20 Kecamatan daratan dan kepulauan, bahkan DP3AKB juga memberikan konseling kesehatan reproduksi melalui Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera (Pusyangatra).

“Kita terus mendorong, agar masyarakat bisa memahami pentingnya ber-KB untuk menjaga jarak kelahiran serta kehidupan yang lebih sejahtera,”ujar Endah, kemarin.

Endah menambahkan, metode yang dipilih untuk mendorong meningkatnya akseptor KB dengan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP), yaitu pemasangan IUD dan Implan, bahkan pada pelayanan KB gratis metode implant banyak diminati masyarakat, karena diyakini mampu bertahan selama 3 tahun. ( Ren, Esha )