Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 22-08-2013
  • 638 Kali

Amalkan Nilai-Nilai Sosial, Perhatikan Kehidupan Anak Yatim

News Room, Jumat ( 23/08 ) Usai melaksanakan ibadah puasa selama sebulan penuh di bulan Ramadhan dan meraih kemenangan di hari Raya Idul Fitri 1434 H, diharapkan nilai-nilai sosial yang dilakukan selama Ramadhan tidak luntur dan terkesan hanya rutinitas tahunan saja. Namun, menjadi lebih mantap dalam mengamalkan nilai-nilai sosial dalam kehidupan dimasa mendatang. Seperti halnya dengan nilai-nilai sosial untuk memperhatikan fakir miskin dan anak yatim, dalam kehidupan sehari-hari. Sebab, mereka tidak hanya hidup dan membutuhkan biaya hidup pada saat bulan Ramadhan saja, namun kesehariannya mereka tetap membutuhkan uluran tangan kaum yang memiliki kemampuan. Seperti halnya yang diungkapkan salah seorang anggota DPRD Sumenep, Juhari, S.Ag kepada News Room, jika nilai-nilai sosial harus terus dipupuk dan ditanamkan pada setiap indivdu, khususnya masyarakat muslim, karena agama Islam sangat menganjurkan memperhatikan kaum duafa dan menyantuni anak yatim. “Kita yang memiliki kemampuan berkewajiban untuk mengangkat dan melindungi anak yatim, memperhatikan bagaimana kehidupan dan pendidikannya, jangan sampai ada anak yatim yang justeru tidak mengenyam pendidikan dengan baik,”ujarnya. Bahkan, mereka harus pula diberi kesempatan untuk berkompetisi dan mengejar cita-citanya dengan sekolah. Karena itu Pemerintah juga sangat memiliki peran penting dalam memperhatikan yayasan yang menampung anak yatim di Sumenep dengan memberikan bantuan hidup dan beasiswa untuk mengenyam pendidikannya. Hal yang sama juga diungkapkan, anggota Komis D DPRD Sumenep, H. Ahmadi Said, ST. Menurutnya, baik melalui lembaga maupun setiap individu memang sepantasnya memberikan perhatian terhadap kehidupan anak-anak yatim, khususnya yang tidak memiliki kemampuan seperti anak-anak lainnya yang masih memiliki kemampuan. “Bahkan kami sangat apresiasi terhadap Pemerintah yang menganggarkan bantuan sosial kepada yayasan anak yatim, karena itu, kami mensupport program bantuan tersebut,”ujarnya. Disamping itu, tegas H. Ahmadi Said, secara personal masyarakat yang memiliki kemampuan, harus bisa mengamalkan apa yang telah dianjurkan oleh Agamanya. Dengan mendata dan memberikan perhatian anak-anak yatim dan miskin yang ada di sudut-sudut Desa di Sumenep. Karena mereka juga memiliki hak untuk hidup layak seperti yang lain. ( Ren, Esha )