Media Center, Senin ( 28/01 ) Besaran anggaran untuk Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sumber Daya Air (SDA) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, di APBD tahun 2019 mengalami penurunan dibandingkan tahun 2018.
Kepala Dinas PU SDA Kabupaten Sumenep, Ir. Eri Susanto, M.Si, mengatakan, tahun ini anggaran SDA di APBD sebesar Rp23 miliar untuk belanja langsung.
Anggaran yang dialokasikan bagi Dinas SDA itu berkurang dari tahun lalu, namun Erik sapaan akrab Eri Susanto itu tidak merinci berapa penurunannya. Sebab, menurutnya, penyusutan anggaran di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dianggap hal yang biasa terjadi. Karena terdapat program prioritas pembangunan yang harus didahulukan, sesuai kebijakan Pemerintah Daerah.
“Sudah biasa anggaran di OPD itu naik turun setiap tahun. Karena ada program prioritas yakni Nata Kota, Bangun Desa,” tuturnya, Senin (28/01/2019).
Eri juga mengungkapkan, selain adanya program prioritas, saat ini pembangunan untuk irigasi banyak yang selesai. Dari jumlah 150 hektar kawasan irigasi, 70 persen telah diperbaiki dan dalam kondisi baik. Semuanya tersebar di wilayah kepulauan maupun di daratan.
“Jadi, pekerjaan di Dinas SDA untuk kawasan irigasi 70 persen sudah diperbaiki. Sampai sekarang kondisinya masih baik,” ungkapnya.
Erik juga menuturkan, pemetaan anggaran untuk daratan dan kepulauan tidak ada perubahan dari tahun sebelumnya, yakni dari total anggaran yang ada sebanyak 40 persen dipergunakan pembangunan infrastruktur di kepulauan, sementara 60 persennya pembangunan infrastruktur di wilayah daratan.
“Bahkan, tahun ini, Dinas PU SDA juga mendapatkan anggaran DAK sekitar Rp8,3 miliar. Anggaran tersebut diperuntukkan pembangunan irigasi di daerah kepulauan maupun daratan,” paparnya menambahkan. ( Nita, Fer )