Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 11-12-2012
  • 308 Kali

Anggota DPRD Sumenep Minta Kades Segera Tebus Raskin

News Room, Selasa ( 11/12 ) Ratusan ton raskin yang ngendon di Bulog Sumenep, karena tidak ditebus oleh Kepala Desa sangat disayangkan oleh berbagai pihak, termasuk anggota DPRD Sumenep. Sekretaris Komisi A DPRD Sumenep, Drs. H. Hasan Mudhari, MM meminta kepada Kepala Desa terutama di 2 Kecamatan, yakni Masalembu dan Batuan, untuk segera menebus jatah raskinnya. “Pagu raskin di Masalembu tercatat sebanyak 15.180 kilogram, dan Batuan sebanyak 12.885 kilogram per-bulan, sejak Juni hingga sekarang tidak ditebus sama sekali. Ini kan cukup besar, dan merupakan hak rakyat miskin, mestinya ditebus,”kata H. Hasan, Selasa (10/12). H. Hasan memperkirakan, disejumlah daerah yang kadesnya tidak mau menebus raskin dengan alasan jumlah penerima manfaat berkurang, sehingga tidak bisa menjelaskan kepada masyarakat atas berkurangnya itu, bisa jadi menjadi politisasi para Kades untuk mencalonkan kembali pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) berikutnya, karena sudah mendekati jadwal Pilkades. “Program raskin ini kan langsung diterima oleh masyarakat, bisa saja mereka menjadikannya alat politik untuk mencalonkan Kades lagi, tapi mudah-mudahan dugaan saya salah,”ungkapnya. Untuk tahun 2013, Komisi A DPRD Sumenep berencana akan mengkoordinasikan dengan berbagai pihak terkait, seperti para Kepala Desa dan Bulog selaku penyalur raskin agar pada program raskin di tahun mendatang tidak terjadi seperti tahun ini, yakni banyak raskin yang tidak ditebus. Jumlah penerima manfaat (penerima raskin) di Kabupaten Sumenep yang mengacu pada Pendataan Program Perlindungan Sosial (PPLS) tahun 2008 yang digunakan selama ini (sebelum Juni 2012, red) di Sumenep sebanyak 145.788 warga miskin, sedangkan data saat ini (sejak Juni 2012) yang mengacu pada PPLS tahun 2011 sebanyak 139.294 atau berkurang sebanyak 6.494 rumah tangga miskin dari sebelumnya. Hal itu yang membuat banyak Kades tidak menebus raskin. ( Nita, Esha )