News Room, Sabtu ( 03/05 ) Problema kemiskinan tidak bisa sepenuhnya teratasi dengan berbagai program, seperti Jaring Pengaman Ekonomi Sosial (JPS) P2KP dan PPK, pasalnya persoalan sosial tersebut selalu terkait dengan mental penyandangnya. Hal ini diungkapkan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep, Ir. H. Soengkono Sidik, S.Sos. M.Si. H. Soengkono menyatakan, angka kemiskinan di Kabupaten Sumenep memang mengalami penurunan, meskipun tingkat penurunnya tidak terlalu signifikan. Maka dengan adanya 2 program pemerintah tersebut, angka masyarakat miskin di Kabupaten Sumenep dari jumlah 192 ribu KK turun dibawah angka 100 ribu KK. Lebih lanjut H. Soengkono Sidik mengungkapkan, masyarakat yang telah bebas dari belenggu kemiskinan adalah mereka yang memiliki kemauan keras melakukan perubahan mendasar untuk hidup layak, dan tidak hanya menggantungkan diri kepada bantuan pemerintah. Dengan kemauan melakukan perubahan hidup layak seperti itu, mereka tidak mengkhawatir jika fenomena perekonomian memberatkan dan ia akan kembali miskin. ( Yasik, Soek )