News Room, Jum’at ( 27/05 ) Angka pencari kerja di Kabupaten Sumenep, tercatat masih tinggi. Itu terlihat, dari data yang dimiliki Dinas Ketenaga Kerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) setempat. Berdasarkan data di Disnakertrans Kabupaten Sumenep, pada tahun 2010, dari 1.078.315 jiwa penduduk setempat, jumlah pencari kerja mencapai 55.390 orang, dari usia penduduk kerja 669.685 orang. Sedangkan, warga yang sudah bekerja sebanyak 417.729 orang. Kasie Informasi Bursa Kerja Disnakertrans Kabupaten Sumenep, Arif Prayitno menjelaskan, tingginya angka pencari kerja itu, disebabkan warga Sumenep masih enggan bekerja di luar daerah. “Kami sudah sering mengumumkan lowongan kerja. Tapi, sebagian besar mereka tidak mau, karena lokasi pekerjaan diluar Madura. Anehnya lagi, pernah kami tawarkan pekerjaan di Kabupaten Bangkalan, ternyata mereka menolak juga. Jadi, rata-rata warga Sumenep itu, maunya kerja di wilayah Sumenep saja,”kata Arif, pada wartawan di Disnakertrans Sumenep, Jum’at (27/05). Ia juga mengemukakan, dari 55.390 pencari kerja tersebut, tingkat pendidikannya terbanyak adalah lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA), yang mencapai 20.602 orang. “Sementara, pencari kerja lulusan Diploma sebanyak 16.832 orang, lulusan Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) 9.971 orang. Sisanya, merupakan pencari kerja lulusan D-IV/S1/S2 sebanyak 7.985 orang,”ungkapnya. Arif menambahkan, untuk tahun 2011 ini, sejak bulan Januari hingga awal bulan Mei 2011, angka pencari kerja di Kabupaten Sumenep, tercatat mencapai 498 orang. “Rata-rata tiap bulan jumlah pencari kerja yang datang ke kantor Disnakertrans Kabupaten Sumenep, sebanyak 83 orang,”terangnya. Namun, kata Arif, angka itu dipastikan bertambah, seiring dengan adanya pelulusan siswa SMA tahun ini. “Angka pencari kerja tahun ini, kami pastikan akan terus bertambah. Karena, sekarang siswa SMA Sumenep, sudah lulus,”ujarnya menambahkan. ( Nita, Esha )