Sumenep-Kominfo News Room : Reformasi bukan sekedar wacana, oleh karena itu paradigma baru ini harus dapat diwujudkan di era sekarang ini. Oleh karena itu, aparatur pemerintah diharapkan harus dapat melanjutkan reformasi di jajaran aparatur birokrasi untuk menuju pemerintahan yang bersih. Demikian sambutan Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Propinsi Jatim Drs Sjahrazad Masdar MA yang dibacakan Kabid Diklat Teknis, Drs Slamet Supriyono MSi, dalam penutupan tiga diklat kompetensi di Badiklat Surabaya, Jumat (8/9) sore. Menurut Masdar, bangsa kita saat ini sedang melanjutkan perjuangan reformasi, dengan demikian diperlukan kerja keras agar tidak sekedar sebagai wacana. Paradigma baru dan idealisme dianggap masih relatif muda dibentuk, oleh karena itu PNS diharapkan dapat menjadi tumpuan kelanjutan reformasi di jajaran aparatur birokrasi. Dikatakannya, diklat yang diselenggarakan ini merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas aparaturnya, demi menjawab tantangan masyarakat dalam mencapai cita-cita dan semangat otonomi daerah serta mewujudkan good governance (pemerintahan yang baik). Sosok PNS harus mampu memainkan peranan dan mempunyai kompentensi serta profesional akan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat. “Untuk dapat membentuk PNS yang baik perlu pembinaan melalui jalur pendidikan dan pelatihan seperti ini,†katanya. Dia menuturkan, PNS sebagai unsur utama sumber daya manusia aparatur negara, mempunyai peranan yang menentukan keberhasilan penyelenggaraan pemerintah dan pembangunan. Sosok PNS harus mampu memainkan peranan dan mempunyai kompentensi serta profesional akan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat. Tujuan diklat untuk meningkatkan pengetahuan dan keahlian serta sikap agar dapat melaksanakan tugas secara profesional dengan dilandasi kepribadian dan etika PNS sesuai dengan kebutuhan instansi. Ditambahkan Masdar, perkembangan PNS saat ini menunjukan gebrakan dan gerakan moral untuk menciptakan pemerintahan yang bersih (clean govermance dan good govermance). Keberhasilan tersebut dibutuhkan dukungan semua komponen bangsa dan salah satunya adalah PNS. Untuk itu PNS harus dibekali sikap mental dan wawasan yang memadai agar dapat ikut berpartisipasi dengan mengemban tugas secara profesional. Tiga kegiatan diklat kompetensi yang hari ini ditutup itu antara lain, “Diklat Manajemen Berbasis Sekolah Bagi Kepala Sekolah Madrasah Aliyah†dengan jumlah peserta 30 orang, “Diklat Guru Mata Pelajaran Fisika Bagi Guru Madrasah Tsanawiyah†dengan peserta sebanyak 40 orang dan “Diklat Agribisnis Berwawasan Lingkungan†dengan jumlah peserta 40 orang. “Semua peserta dinyatakan lulus,†ujar Drs Ec Purnomo Yudiarso MSi, selaku Kasub Bidang Kediklatan saat membacakan laporan hasil akhir pelaksanaan diklat. Pelaksanaan tiga kelas diklat kompetensi bagi pegawai negeri sipil (PNS), yang dilaksanakan di Kampus Bandiklat Propinsi Jatim di Balongsari Surabaya, secara resmi selesai dan ditutup. Selama pelaksanaan diklat, peserta telah menempuh materi dan tahapan pelatihan secara baik dan semuanya dinyatakan lulus. Upacara penutupan dipimpin Kepala Bidang (Kabid) Diklat Teknis Propinsi Jatim. ( Info Jatim, Ong )