Sumenep-Kominfo News Room : Sejatinya, Taman Adipura sebagai tempat alternatif bagi masyarakat untuk melakukan kegiatan rekreasi bersama keluarga. Namun hal itu ternyata sangat kontras dengan apa yang diinginkan para keluarga masyarakat tersebut. Karena, disetiap sudut areal Taman Adipura Kota Sumenep itu banyak dipenuhi dengan pondok warung reman-remang yang menyediakan berbagai minuman kopi dan teh manis serta camilan lainnya, didalamnya juga menyimpan sejumlah pekerja seks komersial (PSK) liar yang sengaja dijadikan sebagai tempat transit untuk bertransaksi. Berdasarkan hasil pantauan News Room, pada setiap sore hingga menjelang Subuh, pondok warung remang-remang itu selalu menghiasi keindahan Taman Adipura dengan memasang tenda kecil tanpa ada gangguan maupun tegoran dari pihak petugas yang mengawasi areal Taman Adipura tersebut. Jumlah pondok warung remang-remang itu tidak kurang dari 10 buah yang memadati berbagai sudut areal Taman Adipura, sehingga keasrian dan keindahannya sudah nampak berkurang. Karena, disana-sini banyak sekali sampah yang berserakan. Ironisnya, air bekas untuk mencuci piring dan gelas kopi itu selalu dibuang ke tanaman bunga yang ada di areal Taman Adipura. Melihat fenomena tersebut, kiranya sudah saatnya bagi semua pihak untuk menyikapinya dengan penuh arif dan bijaksana, sehingga semangat untuk memperoleh penghargaan Adipura sebagai Kota Terbersih pada tahun ini dan tahun-tahun mendatang dapat diraih dengan baik dan sempurna tanpa adanya kendala maupun hambatan seperti yang ada sekarang ini. ( Ong, Esha )