Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 04-08-2010
  • 820 Kali

Baju Tradisional Madura Warnai Karnaval Di Batang-batang

News Room, Rabu ( 04/08 ) Melalui kegiatan karnaval yang bernafaskan budaya lokal dan nasional, diharapkan dapat memberikan kebanggaan bagi masyarakat akan kekayaan budaya bangsa dan daerah sendiri, sehingga dapat memberikan semangat untuk mempertahankan budaya negeri ini dari segala budaya luar yang dalam dekade ini mulai menggerogoti kekayaan budaya lokal. Camat Batang-batang, Drs. H. R. Ach. Syahwan Effendy ketika melepas kegiatan karnaval dalam rangka HUT ke 65 Proklamasi Kemerdekaan RI tahun 2010 siang tadi, Rabu (04/08). Menurutnya, semangat para peserta karnaval dan masyarakat yang cukup padat melihat kegiatan yang digelar setahun sekali ini, merupakan bukti kecintaan masyarakat terhadap bangsa dan negera tercinta ini. “Bahkan kami memang menghimban semua elemen masyarakat juga terlibat, termasuk para seluruh komponin PNS, guru hingga perangkat Desa yang ada di Kecamatan Batang-Batang untuk turut mengiringi karnaval ini dengan ciri khas baju tradisional Madura, agar tidak musnah,”ujarnya. Dan ternyata, karena mayoritas peserta karnaval mengenakan baju daerah, utamanya Madura, tampak kemeriahan mewarnai sepanjang jalan mulai dari SDN Totosan menuju Kantor Kecamatan Batang-batang sekitar 7 kilometer. Baju Sakera yang merupakan kebanggaan masyarakat Madura dengan kaos doreng merah putihnya tampak membuat para pemakainya gagah berani, serta diiringi lambaian wanita Madura yang mengenakan samper dengan berjalan “Meltas manjhelin” bergelang kaki warna emas. Sementara itu, Ketua Kelompok Kerja Guru (KKG) Kecamatan Batang-batang, Musahri, A.MPd mengungkapkan, keharuannya ketika melihat para peserta karnaval termasuk semua guru yang ada di Kecamatan Batang-batang ikut berbaur dengan mengenakan baju tradisiaonal Madura, sehingga tampak kemeriahan dan semangat perjuangan, seperti yang dilakukan para pejuang bangsa yang telah mendahului kita. “Kami merasakan semangat yang berbeda dari kegiatan karnaval sebelumnya, karena nuansa tradisional Madura, khususnya Sumenep sangat tampak para kegiatan kali ini,”ujar Kepala Sekolah SDN Leggung Barat 1 ini penuh sumringah. ( Ren, Esha )