News Room, Jumat ( 07/02 ) Bandara Trunojoyo di Kabupaten Sumenep, tidak hanya akan menjadi sekolah penerbangan seperti yang sudah direncanakan dengan kerjasama Trans Asia Pasific Flight Training (APFT) Malaysia. Namun, ternyata juga akan segera menjadi Bandara Komersial. Perihal rencana tersebut diungkapkan Bupati Sumenep. KH. A. Busyro Karim, M.Si usai menggelar pertemuan dengan Bupati Banyuangi, Azwar Anas, di Pendopo Kabupaten Banyuangi, kepada wartawan, Kamis (06/02) sore kemarin. “Rencana Bandara Trunojoyo untuk melayani penerbangan komersil dengan rute Sumenep-Surabaya, 99 persen sudah siap,”ungkap Bupati. Sedangkan maskapai yang sudah siap melayani, yakni maskapai swasta Trigana Airlines. Yang saat ini tinggal penyelesaian administrasinya saja. Dan Trigana Airlines bakal menyiapkan 2 pesawat jenis ATR berkapasitas 40 seat dan 50 seat di Bandara Trunojoyo Sumenep. Dan rencananya, pada 10 Pebruari 2014, pihak Trigana akan melakukan survei lapangan. Ditargetkan, landas pacu pesawat mencapai 1.400 meter, sesuai dengan kebutuhan pesawat milik Trigana Airlines yang berkapasitas 70 seat. Dalam prediksi, jika tidak ada kendala, pesawat komersil milik Trigana Airlines tersebut akan melayani rute Sumenep-Surabaya 3 bulan kedepan. “Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Sumenep menganggarkan untuk perpanjangan landas pacu pesawat di Bandara Trunojoyo Sumenep sebesar Rp. 9 milyar,”tambahnya. Sementara itu, kondisi Bandara Trunojoyo saat ini, memiliki luas 17 hektar. Dan sejak tahun 2009-2013, pihak Kemeterian Perhubungan RI mendanai pembangunan bandara tersebut sebesar Rp. 34 milyar, sedangkan dari APBD Sumenep sendiri sebesar Rp. 19 milyar. ( Ren, Esha )