News Room, Rabu ( 13/04 ) Pembangunan Pasar Anom Baru Sumenep, Madura, Jawa Timur, hingga sekarang belum selesai. Namun, pihak investor sendiri, yakni PT. Trisna Karya, justru angkat tangan.
"Molornya pembangungan Pasar Anom Baru itu bukan kesalahan kami, tapi adanya persoalan lain,"kata Site Manager (SM) PT. Trisna Karya, Maryadi, Rabu (13/04).
Ia menuturkan, persoalan yang berdampak pada molornya pembangunan Pasar Anom Baru tersebut, akibat pemindahan pertokoan milik pedagang yang terkena pembangunan dipasrahkan kepada investor, bukan ditanggung Pemkab Sumenep.
"Mestinya kan diambil alih Pemerintah Kabupaten Sumenep. Kok kita yang harus memindahkan pertokoan itu,"terangnya.
Maryadi menambahkan, meski sempat molor tiga bulan, namun pembangunan dilanjutkan kembali untuk memenuhi target penyelesaian. "Pembangunan ditarget Juli 2016 selesai. Kami yakin bisa menyelesaikannya," tegasnya. ( Nita, Esha )